Dec 5, 2012

Just About

"You know what music is? God's little reminder that there's something else besides us in this universe."

Pernahkah Anda membayangkan hidup tanpa musik? Atau bagaimana jadinya kehidupan ini andai saja tak ada yang namanya “musik”? Saya sendiri, jujur saja, pernah. Walaupun, tetap tak bisa membayangkannya. Tak terbayang jika hidup dan kehidupan saya ini tak “dihiasi” dengan musik. Terdengar sedikit berlebihan, mungkin, tapi memang begitulah, anggapan saya. Hidup pasti akan sangat sepi tanpa musik. Hidup pasti akan sangat “hampa” tanpa musik di sekitar kita. Dan kalau boleh sedikit lebih lebay lagi, musik adalah salah satu “karya” tuhan yang saya sungguh bersyukur, ianya ada. Dan saya termasuk dalam golongan makhluk yang bisa menikmatinya.

"Without music, life would be a mistake."

Hidup tanpa musik, tanpa mendengarkan musik, ahh… definitely unimaginable, bagi saya. Jangankan untuk tak pernah mendengarkan musik sama sekali, untuk tidak mendengarkan musik dalam sehari saja, rasanya saya tak sanggup. Karena setiap hari, saya selalu berusaha untuk menikmati musik, as much as possible. Dari bangun tidur hingga tertidur kembali, musik mengiringi. Dimana ada kesempatan, musik selalu berdendang. Saking addict nya sama musik, saya bahkan sering membawa handphone ke kamar mandi, karena ketika mandi pun, saya ingin mandi sambil menikmati musik. Weird? So what!

"Music gets you through days when you think no one understands what you're going through."

Tak jarang, musik menjadi hiburan yang, sedikit banyak, disadari atau tidak, sangat membantu dalam melewati berbagai situasi dan kondisi. Musik menjadi sugesti yang mengiringi dalam menghadapi hidup yang kejam ini. Hahaaa. Minimal, musik dapat menjadi mood booster yang luar biasa manjurnya

Musik juga sering menjadi representasi perasaan. Mewakili perasaan yang kadang tak bisa kita ekspresikan dengan aksi. Tapi bisa dilewati, dilalui, dengan mendengarkan (dan atau ikut menyanyikan) musik (lagu). Karena rasanya, tak ada yang lebih hebat dari musik dalam hal “memahami” perasaan orang, yang mendengarkan.

"People are like music; some speak the truth, others are just noise."

Musik adalah seni. Seni adalah keindahan. Sehingga musik, adalah perwujudan dari keindahan. Yang memang bisa dikatakan indah. Walaupun tak semua orang memandang bahwa musik adalah sesuatu yang indah. Sebagian orang, yang tak suka dengan musik (saya masih tak percaya ada orang yang tak suka mendengarkan musik, tapi nyatanya ada) akan menganggap musik sebagai sesuatu yang berisik. Yang hanya menimbulkan kebisingan, tanpa keindahan, dan pada akhirnya, menganggap musik tak bisa dinikmati. Ahh, betapa tersesatnya mereka. Hehee.

So, since I’m a big fan of music, and I think music is part of my life, just enjoy it.

Nikmati saja. Selagi bisa.

Cheers!

No comments: