"You know what music is? God's little reminder that
there's something else besides us in this universe."
Pernahkah Anda membayangkan hidup tanpa musik? Atau
bagaimana jadinya kehidupan ini andai saja tak ada yang namanya “musik”? Saya
sendiri, jujur saja, pernah. Walaupun, tetap tak bisa membayangkannya. Tak
terbayang jika hidup dan kehidupan saya ini tak “dihiasi” dengan musik.
Terdengar sedikit berlebihan, mungkin, tapi memang begitulah, anggapan saya.
Hidup pasti akan sangat sepi tanpa musik. Hidup pasti akan sangat “hampa” tanpa
musik di sekitar kita. Dan kalau boleh sedikit lebih lebay lagi, musik adalah
salah satu “karya” tuhan yang saya sungguh bersyukur, ianya ada. Dan saya
termasuk dalam golongan makhluk yang bisa menikmatinya.
"Without music, life would be a mistake."
Hidup tanpa musik, tanpa mendengarkan musik, ahh… definitely unimaginable, bagi saya. Jangankan
untuk tak pernah mendengarkan musik sama sekali, untuk tidak mendengarkan musik
dalam sehari saja, rasanya saya tak sanggup. Karena setiap hari, saya selalu
berusaha untuk menikmati musik, as much as possible. Dari bangun tidur hingga
tertidur kembali, musik mengiringi. Dimana ada kesempatan, musik selalu
berdendang. Saking addict nya sama musik, saya bahkan sering membawa handphone ke
kamar mandi, karena ketika mandi pun, saya ingin mandi sambil menikmati musik.
Weird? So what!
"Music gets you through days when you think no one
understands what you're going through."
Tak jarang, musik menjadi hiburan yang, sedikit banyak,
disadari atau tidak, sangat membantu dalam melewati berbagai situasi dan
kondisi. Musik menjadi sugesti yang mengiringi dalam menghadapi hidup yang
kejam ini. Hahaaa. Minimal, musik dapat menjadi mood booster yang luar biasa
manjurnya
Musik juga sering menjadi representasi perasaan. Mewakili
perasaan yang kadang tak bisa kita ekspresikan dengan aksi. Tapi bisa dilewati,
dilalui, dengan mendengarkan (dan atau ikut menyanyikan) musik (lagu). Karena rasanya, tak ada yang lebih hebat dari
musik dalam hal “memahami” perasaan orang, yang mendengarkan.
"People are like music; some speak the truth, others are just
noise."
Musik adalah seni. Seni adalah keindahan. Sehingga musik, adalah
perwujudan dari keindahan. Yang memang bisa dikatakan indah. Walaupun tak semua
orang memandang bahwa musik adalah sesuatu yang indah. Sebagian orang, yang tak
suka dengan musik (saya masih tak percaya ada orang yang tak suka mendengarkan
musik, tapi nyatanya ada) akan menganggap musik sebagai sesuatu yang berisik.
Yang hanya menimbulkan kebisingan, tanpa keindahan, dan pada akhirnya,
menganggap musik tak bisa dinikmati. Ahh, betapa tersesatnya mereka. Hehee.
So, since I’m a big fan of music, and I think music is part
of my life, just enjoy it.
Nikmati saja. Selagi bisa.
Cheers!
No comments:
Post a Comment