Dramatis. Miris. Tragis. Ironis. Dan entah –is – is apalagi yang cocok untuk menggambarkan film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Luigi Bartolini ini. Jika anda termasuk orang yang gampang trenyuh, gampang tersentuh, dan apalagi gampang mewek, rasanya wajar bila Anda meneteskan air mata ketika menonton film hitam putih berdurasi 93 menit ini. Bicyle Thieves (dalam bahasa Italia: Ladri di biciclette) atau juga dikenal dengan judul The Bicycle Thief adalah sebuah film neorealist Italia (Italian neorealist)[1] arahan sutradara Vittorio De Sica. Film yang rilis tahun 1948 tersebut konon dianggap sebagai film neorealist paling populer. Vatican's Best Films List bahkan menempatkannya sebagai film terbaik karena muatan nilai humanismenya.[2]
Bicycle Thieves bercerita tentang Antonio Ricci, seorang pria miskin pengangguran di kota Roma yang depresi karena carut marut kondisi ekonomi di Italia pasca Perang Dunia II. Dengan seorang istri dan dua anak yang menjadi tangungannya, ia seolah ‘dipaksa’ untuk mendapatkan pekerjaan di tengah keadaan social ekonomi yang serba sulit. Hingga akhirnya dia mendapatkan pekerjaan sebagai tukang tempel poster, dengan satu syarat, harus memiliki sepeda. Demi mendapatkan pekerjaan itu, istrinyapun merelakan menjual kain seprei tempat tidur mereka demi mendapatkan uang untuk membeli sepeda.
Drama berlanjut ketika di hari pertama bekerja, sepeda itu dicuri orang. Kejar kejaran di jalanan Roma, tak dipedulikan oleh polisi, menelusuri pasar sepeda, bahkan hingga nyaris bentrok dengan massa, menjadi lika-liku perjuangan Antonio Ricci dalam usaha menemukan sepedanya. Hingga rasa putus asa menghampirinya, iapun justru memutuskan untuk mencuri sepeda. Malang baginya, si empunya memergokinya dan mengejarnya yang kemudian diikuti banyak orang lain yang ikut mengejarnya dijalanan. Tertangkap dan nyaris dihakimi massa menjadi klimaks yang sungguh miris. Jika tak mau menyebutnya tragis. Antonio Ricci yang sebenarnya adalah korban pencurian, berbalik menjadi si pencuri.
Di samping cerita yang neorealis, yang mengangkat realitas sosial di kota Roma, dan secara lebih luas kehidupan sosial ekonomi Italia pasca Perang Dunia II, pemilihan pemeran yang bukan dari kalangan profesioanal dan tanpa bekal pelatihan akting nampaknya bisa menjadi salah satu nilai lebih film ini. Peran sebagai Antonio Ricci rasanya memang ‘cuma’ bisa dihayati oleh orang-orang yang memang terbiasa ‘susah’ seperti Lamberto Maggiorani, yang dalam kehidupan nyata adalah seorang buruh pabrik[3]. Akting yang terkesan ‘natural’ cukup jelas terlihat pada tokoh Antonia Ricci. Kredit tersendiri juga layak diberikan kepada Enzo Staiola yang memerankan Bruno Ricci, anak Antonio Ricci yang setia menemani dalam perjuangan bapaknya menemukan sepedanya yang dicuri. Ia bahkan bisa dikatakan menjadi ‘juru selamat’ bagi bapaknya yang di akhir film nyaris dihakimi massa karena ketauan dan tertangkap mencuri sepeda.
Walaupun dengan gambar hitam putih dan terkesan sederhana, film ini seperti tak kekurangan daya dalam menyajikan rangkain shot minimalis namun dengan efek maksimal bagi penonton. Penataan fotografi, termasuk sinematografi juga terasa sangat signifikan dalam film ini, mengingat sebagian besar (hampir keseluruhan) adegan di ambil di ruang terbuka (outdoor). Editing yang pas juga berperan besar dalam menambah dramatisnya film ini. Secara keseluruhan, dengan berbagai ke-sederhana-annya, film ini layak diberi apresiasi tinggi. Tak heran jika kemudian film ini menuai banyak pujian dan penghargaan. Mulai dari Academy Honorary Award[4] di ajang Academy Award ke 22 tahun 1950[5], hingga masuk daftar film terbaik di berbagai versi termasuk tempat keempat pada daftar "The 100 Best Films Of World Cinema" in 2010 versi majalah Empire.
Buona Vista!
[1] Italian Neorealist adalah karakterisasi film-film yang bercerita seputar realitas kehidupan, pengambilan gambar dilakukan dilakukan di lokasi terbuka, tidak jarang di lokasi sebenarnya, dan biasanya menggunakan aktor/aktris non-profesional. Film-film neorealist Italian kebanyakan bercerita tentang kondisi ekonomi dan psikologis di Italia pasca Perang Dunia II, yang merefleksikan perubahan mental orang-orang Italia dan kehidupan mereka sehari hari, kemiskinan dan depresi.
[2] Terasip di http://en.wikipedia.org/wiki/Bicycle_Thieves diakses 24 November 2011 11:10 WIB
[3] Ibid.
[4] Academy Honorary Award adalah penghargaan khusus yang diberikan kepada film yang tidak termasuk dalam kategori-kategori di Academy Award. Academy Honorary Award pertama kali muncul di Academy Award ke 21 tahun 1949 dan diberikan kepada film Prancis berjudul Monsieur Vincent.
[5] Terarsip di http://en.wikipedia.org/wiki/Academy_Honorary_Award diakses 24 November 2011 12:10 WIB
No comments:
Post a Comment