Sep 30, 2011

Biasa Saja

"malam minggu datang lagi, malam yang bosan lagi.. malam minggu datang lagi, malam minggu yang sepi.. malam ini sendiri.."

begitulah sepenggal lirik lagu Malam Minggu-nya Slank yang kadang kala setia menemani saya bermalam Minggu. bersama Saturday Night (is the Loneliest Night of the Week)-nya Frank Sinatra, lagu itu seakan sudah menjadi soundtrack paten ketika malam Minggu datang. terutama jika saya memang sedang bosan, lagu itu terasa makin mengena.

pertanyaan sederhana, kenapa banyak orang yang senang ketika malam Minggu datang?

atau kenapa banyak orang yang begitu bernafsu menggebu gebu menunggu datangnya malam Minggu?


kenapa sih ya banyak orang yang nunggu nunggu malem Minggu, sementara saya malah justru seringnya males setiap malem Minggu dateng. kenapa?? karena nggak punya pacar?! bukan. karena nggak ada kencan?! juga bukan. karena nggak punya duit?? mungkin iya. hehee.. maksud saya adalah, kenapa kebanyakan orang begitu antusias menyambut malem Minggu. padahal menurut pendapat saya, malem Minggu bukanlah malem yang spesial.

itu menurut saya. pandangan orang pasti juga akan beda. apalagi yang sudah punya agenda tetap bersama orang orang tercinta tiap malem Minggunya. dan itu sah sah saja. saya kan bukan mereka. dan mereka bukan saya. wajar kalo kita berbeda. termasuk soal malam Minggu dan tetek bengeknya.

kalopun ada yang menarik di malem Minggu, bagi saya, adalah karena di malem Minggu berarti waktunya maen futsal dengan kawan kawan yang kalo bukan karena futsal mungkin susah dipersatukan. atau karena di malem Minggu ada banyak pertandingan sepak bola di tipi., kemudian siangnya bisa dihabiskan untuk tidur. selebihnya, biasa saja. nggak terlalu beda dengan malam malam yang lainnya.

kebanyakan orang yang bersemangat menyambut malem Minggu mungkin merasa bahwa malem Minggu adalah waktunya have fun, waktunya senang senang. sedangkan saya, bagi saya setiap hari adalah waktunya senang senang. emangnya salah kalo setiap hari senang senang? bukankah emang begitu seharusnya. tiap hari harus senang. di sini senang. di sana senang. di hari apa saja saya (berusaha selalu) senang.

pokoknya begitu lah. nikmatilah kalian yang begitu bernafsu menunggu nunggu malem Minggu. sedangkan saya.. saya nikmati setiap malam, setiap hari, setiap waktu.

karena hidupku tak hanya malem Minggu.

cheers.

No comments: