Mar 28, 2011

Crazy Little Thing Called Love

This thing called love I just can't handle it
This thing called love I must get round to it
I ain't ready
Crazy little thing called love

hahaa, begitulah sepenggal lirik lagu catchy yang semula saya pikir adalah lagunya elvis presley. entah karena kuping sedang boring ato karena sedang tepar karena lapar, lagu yang satu ini terasa pas untuk didengar. saat ini. bahkan berkali kali.

lagu yang konon diciptakan freddie mercury ketika sedang mandi itu seolah mengajak bergoyang tengah malam. walopun tentu saja saya nggak goyang beneran. di samping karena malam ini saya kedinginan, juga karena goyangan pasti nggak maksimal ketika perut sedang berdendang minta di kasih makan. jadilah saya cukup hanya bergoyang dalam angan.

let's talk a little bit about the song.

dilihat (dan tentu saja juga didengar) dari liriknya, ibu hamil juga tau kalo ini adalah lagu cinta. tapi jelas bukan seperti lagu cinta melayu yang sukanya mendayu dayu, lagu cinta yang satu ini terdengar begitu rock 'n roll. itulah kenapa saya (dan setelah saya baca baca ternyata juga banyak orang) mengira lagu itu dibawakan oleh elvis presley. terlebih ketika lagu ini dirilis hanya beberapa saat setelah kematian sang king of rock 'n roll. lega rasanya. mengetahui kalo ternyata bukan saya saja yang dikibulin. hihihiii.

back to the song.

ada yang bilang, lagu cinta jadi lebih berasa kalo didengar ketika kita sedang jatuh cinta. saya nggak tau seberapa benernya, walopun saya juga nggak akan mambantahnya. mungkin anda yang sedang jatuh cinta bisa membuktikannya. bagi saya, lagu ini tetep berasa asiknya, walopun saya sedang tidak jatuh cinta. toh saya tetep bisa menyanyikannya (baca : menghancurkannya) dengan suara saya yang mirip dengan suara kentutnya freddie mercury. so what?! buat saya, it's not about how beautiful we sing, it's about how enjoy we sing. dan jujur saja, saya sangat enjoy menyanyikan lagu ini. walopun mungkin orang yang mendengarnya tidak. hahahaa.

saya terkadang heran, bagaimana seseorang bisa membuat lagu cinta dengan nada dan kata yang begitu asiknya. jika lagunya saja begitu bagusnya, pastilah mereka paham khatam soal cinta. pikir saya. setidaknya secara logika, pasti hanya orang orang yang sudah merasakan bagaimana cinta yang bisa membuat kata kata cinta menjadi lagu cinta. lagu cinta yang bukan sekedar lagu cinta. tapi lagu cinta yang membuat pendengarnya seperti merasakan bagaimana itu cinta. ahh, entahlah. itu hanya pikiran sempit saya yang notabene bukan expert soal cinta.

kalo mau menyebut, mungkin ada sekitar 5 milyar cara bagaimana orang memaknai cinta. ada yang bilang, jatuh cinta berjuta rasanya. ada yang mendadak merasa segalanya jadi indah karena sedang jatuh cinta. ada yang bilang hidup serasa hampa tanpa cinta. bahkan ada yang bilang nggak bisa hidup tanpa cinta. dan sebagainya. dan sebagainya.

singkat kata, kalo bicara soal cinta, setiap orang pasti punya pendapatnya sendiri sendiri tentang bagaimana mereka memandang cinta. yang berarti bisa saja pendapat orang beda beda sejalan dengan cara mereka memahami dan memaknai cinta.

cinta bisa membuat suka, cinta juga bisa membuat duka. cinta bisa membawa bahagia, cinta juga bisa membawa derita. bahkan cinta bisa membuat para pecinta menjadi gila. gila karena cinta. ato gila karena kehilangan akal sehatnya! ;)

bicara soal cinta, saya sendiri nggak tau bagaimana harus menuliskannya dengan kata kata. selaen karena kurang pengalaman, saya juga bukan sodaranya kahlil gibran. di samping keterbatasan pengetahuan saya akan dunia cinta, juga karena begitu kompleksnya makhluk yang namanya cinta. sehingga orang bodoh seperti saya tidak akan pernah bisa menjelaskannya.

ya. saya memang nggak ngerti apa dan bagaimana cinta dalam kata kata. tapi saya yakin, saya akan mengerti cinta ketika saya merasakannya. meminjam kata katanya forrest gump, I'm not a smart man, but I know what love is.

mungkin cinta memang bukan untuk diartikan, tapi untuk dirasakan.
mungkin cinta juga bukan untuk diberi arti, tapi untuk dibagi.

and perhaps, that's why God gives us... Crazy Little Thing Called Love.

cheers.

Mar 27, 2011

Cantik Itu Relatif

Puji Tuhan.

pertama tama, rasanya saya perlu panjatkan syukur yang teramat sangat, karena hanya atas kuasa Tuhan, jemari saya kembali tergerak untuk memberi pijat refleksi untuk keyboard yang nampaknya sudah menjablai karena lama tak dibelai (forgive me, key!). untuk kesekian juta kalinya pula saya tak bisa tidur malam ini. ato kalo mau jujur, sudah hampir menjelang pagi. empat album Coldplay yang sedari tadi muter di winamp ternyata tak cukup mengantar saya ke alam baka. alam tidur maksud saya. jangankan tidur, ngantuk saja rasanya enggan menghampiri.

well, daripada meratapi insomnia yang saya belum nemu solusinya, sayapun berinisiatif untuk menulis. (ceilehh, berinisiatif??). well, mungkin bukan menulis, karena saya mengetik. whatever. officially, ini adalah tulisan (ato ketikan) pertama saya di taon 2011, yang katanya taon kelinci. yang imut seperti penulis (wekk!).

rasanya aneh juga lama tak melihat halaman blog sendiri setelah sekian lama tak bersua. setelah membersihkan halaman blog dari beraneka ragam sampah, jaring laba laba yang berseliweran, dan beberapa sarang tikus, tibalah di mana saya selalu tak bosan bosannya bertanya, ini mau nulis apa??

sebenernya, saat ini bukannya saya tak ada ide sama sekali. bahkan kalo mau jujur, ada beberapa hal yang (menurut saya) menarik untuk saya tulis. tsunami di jepang, thailand, myanmar ato teror bom buku yang sedang happening tentu bukan salah satunya, karena media massa nampaknya lebih lihai menceritakannya. di samping juga karena saya memang nggak tau apa apa. tentunya! ;)

well,


let's just talk about anything rubbish!


sayapun tiba tiba terpikir sebuah pertanyaan sederhana - walopun jawabannya bisa jadi tak sesederhana pertanyaannya - apa yang terpikir dalam benak anda jika ditanya tentang bagaimana kriteria (cewek) cantik menurut anda??

jika pertanyaan seperti itu diajukan kepada anda, saya yakin jawabannya akan sangat beragam. namun jawaban yang paling gampang, dan tentu saja paling aman, akan mengatakan, cantik itu relatif. ya. cantik itu relatif. seperti Einstein pernah bilang, segala sesuatu itu serba relatif. makanya dia nyari nyari dan akhirnya nemu teori relativitas. dan 'cantik' bukan lah pengecualian. segala hal yang bersifat material memiliki sisi relativitas, terlebih jika kita sudah mengacu pada pandangan ato pendapat orang, yang tentu saja akan berbeda tiap kepala. sayapun juga yakin banyak dari anda (mungkin termasuk saya) yang sepakat soal itu. karena diakui ato tidak, bahwasanya sebagian dari kita memang berpikir (ato beberapa berkeyakinan) demikian. cantik itu relatif.

saya sendiri, sebagai manusia pada umumnya, tentu saja juga nggak beda sama yang laen. dalam hal ini, di samping nggak mau terlihat eksklusifis idealis, juga karena pada dasarnya saya berpikiran, ato memiliki pandangan senada. ketika saya ditanya (dan entah kenapa saya sering ditanya) tentang bagaimana seseorang dikatakan cantik, saya selalu menjawab dengan kata kata yang sama persis. cantik itu relatif. kalo saya bilang cantik kan belum tentu demikian menurut orang lain. begitu juga sebaliknya.

namun tak bisa dipungkiri, bahwa sebagian (besar?) orang mungkin masih memandang cantik sebagai apa yang menurut mereka terlihat cantik. dalam artian, orang akan bilang sesuatu ato seseorang cantik bila secara eksplisit sesuatu ato seseorang itu menampilkan bagian yang oleh orang yang melihatnya bisa dikatakan cantik. bisa itu berupa tampilan, pembawaan, atau hanya sekedar 'aura' yang terasa cantik.

apapun atau bagaimanapun kriteria yang dipake orang dalam menilai seseorang itu cantik, pada akhirnya tetaplah bermuara pada tiga kata yang saya sebutkan di awal, cantik itu relatif. kecuali jika seseorang sudah memiliki kriteria atau standar khusus dan baku dalam menilai arti 'cantik'. sayapun tak akan mendebatnya, karena opini adalah hak setiap makhluk.

saya pun tidak akan sok polos ato munafik, bahwasanya terkadang sayapun terkadang juga menilai cantik dari apa yang menurut saya cantik. seperti juga layaknya kebanyakan manusia, apalagi pria, yang sudah dewasa, dan tentu saja normal, tidak jarang ketika melihat lawan jenis yang secara fisik memang cantik, maka seketika itu pula saya akan menilai dia cantik. walopun cantik secara fisik bagi saya tidak terbatas pada muka ato wajahnya.

everyone's beautitul with their on ways.

mungkin sebagaian orang akan menilai saya aneh (tapi semoga saja tidak) bila dikatakan bahwa pada kenyataannya saya sering mengasosiasikan cantik pada hal hal yang mungkin tidak atau bukan acuan atau poin yang biasa dipake orang dalam menilai seseorang itu cantik. kenapa demikian? karena saya selalu berkeyakinan, bahwa pada dasarnya semua orang itu cantik, dengan cara mereka masing masing. ato kalo mau sedikit lebih (sok) bijak, minimal dapat dikatakan bahwa semua orang pada dasarnya memiliki sisi cantik, yang bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lain.

contoh sederhananya begini.

tengoklah nona Stefani Joanne Angelina Germanotta ato lebih akrab kita menyebutnya Lady Gaga. secara fisik, ato setidaknya dilihat dari muka, menurut pendapat pribadi saya, sangatlah jauh dari kata cantik. muka yang biasa saja, bahkan cenderung 'ngeri', body yang juga nggak cukup 'sexy', ditambah dengan dandanan yang selalu nyentrik dan cenderung aneh dimata kebanyakan orang. itu dari segi fisik atau penampilan. tapi kemudian lihatlah bagaimana dia berkarya, dalam hal ini adalah karya musiknya. melihat karyanya, saya seperti melihat sisi lain yang benar benar membuat saya tak lagi berpikir tentang bagaimana dia berpenampilan, karena sejauh yang saya pedulikan, dia adalah musisi yang luar biasa dengan karya yang juga luar biasa. nampaknya tak perlu dijelaskan bagaimana luar biasanya prestasi Lady Gaga dalam karir musiknya, karena jangankan saya, anda, ato kita, bahkan seluruh dunia mengakuinya. sayapun melihat, itulah sisi cantik yang sebenarnya dari seorang Lady Gaga. dia mungkin memang tidak atau kurang cantik dengan penampilannya, namun (buat saya) dia sangat cantik dengan karya musiknya.

coba lihatlah Rihanna. penyanyi Barbados yang secara fisik juga tak begitu menarik. berkulit gelap dan bentuk badan yang nggak jelas untuk ukuran gadis belia. tapi jika mendengar dia bernyanyi, ahh, rasanya cuman suaranya Celine Dion yang bisa nandingin.

bandingkan dengan socialite macam paris hilton, britney spears, ato mungkin lindsay lohan. secara fisik, mungkin banyak yang sepakat bahwa mereka adalah selebritis selebritis cantik dengan hidup yang juga glamor. tapi melihat kehidupan mereka, rasanya membuat semua orang ilfill. paris hilton yang heboh dengan video seksnya. britney spears yang kacau dengan pernikahan dan kehidupan pribadinya. ato lindsay lohan yang akhirnya membelot jadi lesbian. wtf.

lain cerita beda naskah.

beberapa hari yang lalu, ketika sedang mengikuti kuliah, tak seperti biasanya mata saya mendadak nyangkut pada sebuah wajah yang rasanya sayang sekali untuk melewatkan waktu tanpa memandangnya (ciieee). wajah cewek tentu saja. di samping karena dianya yang seorang maba (mahasiswa baru), dan memang terlihat menonjol diantara teman sesamanya, membuat mukanya begitu segar untuk di lihat. menurut saya loh ya.

beberapa saat kuliah berjalan, tibalah saat dimana suatu kejadian mengubah reputasinya dalam pandangan saya. ketika sedang memberikan kuliah, seorang dosen boring tiba tiba bertanya (pertanyaan yang sebenernya nggak nyambung dengan materi kuliah).. "ada yang tau nama agen rahasia Inggris??". tanpa di duga tiada disangka, gadis cantik yang sedari tadi tak bosan saya pandang, dengan begitu percaya dirinya menjawab, "C.I.A".

belum juga reda rasa kaget saya, seorang temannya (yang nggak sempet saya lihat mukanya) menyela, dan menjawab dengan tak kalah garangnya, "M16" (Em Enam Belas).

*gubrakkk!

dengan ekspresi kaget doraeomon, sayapun buru buru meralat teori dan persepsi saya tentang gadis cantik itu. lima detik sebelumnya saya begitu mengaguminya karena wajah cantiknya, namun lima detik kemudian saya justru malu pada diri saya sendiri.

sebuah pelajaran sederhana nan berharga bagi saya. walopun tak selalu benar, kata kata bijak don't judge the book by the cover nampaknya menyadarkan saya. ya, do not judge the book only by it's cover!



There is one thing greater than a very beautiful woman: A very beautiful woman who doesn't act like she knows it.


cheers.