Smile! It increases your face value - Steel Magnolias (1989)
terkadang 'inspirasi' datang dari hal hal yang sepele yang kadang nggak kita duga. sebulan lebih tak menulis karena pikiran yang serasa ngehank membuat ide (dan terutama gairah) untuk menulis seakan hilang di telan malam (??). seperti tulisan saya kali ini yang kepikiran pengen saya tulis 'hanya' setelah mendapati sebuah quote film. dan sesaat kemudian terpikirklah untuk menuliskannya menjadi sebuah tulisan, yang seperti biasanya, hanyalah sebuah tulisan sampah.
siapa sih yang nggak bisa senyum. menurut saya, selama masih manusia, dan hidup tentu saja, semua orang pada dasarnya pasti bisa senyum. monyet aja bisa senyum, apalagi kita yang notabene mirip monyet. hihihiii..
senyum, ato senyuman, menurut saya merupakan salah satu anugerah luar biasa dari Tuhan yang diberikan kepada kita bangsa manusia (dan mungkin juga kepada bangsa monyet. hehehee). betapa tidak, senyum adalah makhluk sepele yang orang paling bego sedunia aja bisa melakukannya. senyum adalah hal simple yang sungguh luar biasa manfaatnya. itu menurut saya. bahkan di majelis taklim, ato ketika khotbah di masjid, sering sekali saya (kita) mendengar nasehat nasehat agama untuk senantiasa menebar salam. dan SENYUM. nah, tambah lagi kan manfaat senyum dan tersenyum. udah simple, gampang, luar biasa manfaatnya, berpahala pula. bukankah tersenyum juga sedekah. sedekah yang paling gampang adalah dengan tersenyum. tau gitu masih pada ga mau senyum juga?? TER LA LU.
bagi sebagian orang, tersenyum mungkin memang bukan sesuatu hal yang mudah dilakukan. terlebih kalo seseorang udah kadung punya image yang pelit senyum. polisi yang suka nyegat saya di jalan ato guru killer yang sering menskor saya waktu sma adalah beberapa contoh yang sekilas terlintas di kepala. walopun belakangan saya jadi rada maklum dengan 'situasi' mereka. rasanya nggak lucu juga kalo ada polisi nilang di jalan terus polisinya senyum senyum nggak jelas. ato ketika guru BP menskor siswa dengan raut muka ceria. aneh juga.
terkadang, situasi dan kondisi juga mempengaruhi mood orang untuk tersenyum. jarang kan kita lihat orang marah marah sambil tersenyum. ato orang yang sedang kena musibah kemudian malah senyum senyum. kecuali kalo senyumnya karena trauma ato stress. itu beda ceritanya. namun tak ada salahnya jika setiap hal yang menimpa kita, ato segala sesuatu yang terjadi pada kita, selalu kita sambut dengan senyuman. seperti kata dewa 19. hadapi dengan senyuman. walopun terkadang memang bukan bibir kita yang mengembang, setidaknya hati kita yang tersenyum riang. aiiihhhh ;)
sekarang giliran 'kalo saya boleh jujur'. kalo boleh jujur, sebenernya saya sendiri juga terkadang bisa menjadi orang yang pelit senyum. terutama kalo saya sedang tidur. hahahaa. sariawan. sakit gigi. sakit hati. dan mungkin seperti orang lain kebanyakan, masih banyak hal yang membuat saya jadi rada susah tersenyum. walopun seperti yang saya bilang tadi, hati saya selalu mencoba tersenyum. hihihii.
pernah nggak sih kita sedikit berpikir, mengingat ingat (ato kalo mau sedikit serius, merenung) kalo segala hal yang terjadi kepada kita, terutama hal hal yang berat dan ato tidak menyenangkan, akan berasa lebih mudah (dan lebih indah) kalo kita menjalaninya dengan tersenyum?? maksudnya tentu saja bukan tersenyum secara harafiah. bukan lantas kita tersenyum sepanjang masa. bisa disalahartikan orang nantinya. walopun nggak mudah, dan percayalah emang seringnya susah, saya pribadi selalu berusaha untuk selalu tersenyum. senang. malang. suka. duka. bahagia. bencana. semua orang di dunia kayaknya juga mengalaminya. jadi saya rasa saya tak perlu merasa menjadi orang paling susah sedunia hingga membuat senyum hilang dari wajah saya yang riang. hahahaa (nggak boleh protes!!!)
intinya, banyak hal baik yang bisa kita dapatkan HANYA dengan tersenyum. dengan senyum, kita jadi lebih ceria menghadapi dunia. dengan senyum, orang menganggap kita ramah kepada mereka sehingga mereka juga ramah kepada kita. dengan senyum, membuat orang berpikiran positif kepada kita sehingga tidak berniat mencelakakan kita. dengan senyum, kita menebar damai dalam hidup. dengan senyum, yang segampang dan seringan ringannya sedekah, kita mendapat pahala dari Tuhan Yang Maha Pemurah. lalu apalagi yang membuat kita enggan tersenyum?? (saya nulis ini aja sambil senyum senyum sendiri. hihihii)
keep alive. keep spread smile.
cheers.
terkadang 'inspirasi' datang dari hal hal yang sepele yang kadang nggak kita duga. sebulan lebih tak menulis karena pikiran yang serasa ngehank membuat ide (dan terutama gairah) untuk menulis seakan hilang di telan malam (??). seperti tulisan saya kali ini yang kepikiran pengen saya tulis 'hanya' setelah mendapati sebuah quote film. dan sesaat kemudian terpikirklah untuk menuliskannya menjadi sebuah tulisan, yang seperti biasanya, hanyalah sebuah tulisan sampah.
siapa sih yang nggak bisa senyum. menurut saya, selama masih manusia, dan hidup tentu saja, semua orang pada dasarnya pasti bisa senyum. monyet aja bisa senyum, apalagi kita yang notabene mirip monyet. hihihiii..
senyum, ato senyuman, menurut saya merupakan salah satu anugerah luar biasa dari Tuhan yang diberikan kepada kita bangsa manusia (dan mungkin juga kepada bangsa monyet. hehehee). betapa tidak, senyum adalah makhluk sepele yang orang paling bego sedunia aja bisa melakukannya. senyum adalah hal simple yang sungguh luar biasa manfaatnya. itu menurut saya. bahkan di majelis taklim, ato ketika khotbah di masjid, sering sekali saya (kita) mendengar nasehat nasehat agama untuk senantiasa menebar salam. dan SENYUM. nah, tambah lagi kan manfaat senyum dan tersenyum. udah simple, gampang, luar biasa manfaatnya, berpahala pula. bukankah tersenyum juga sedekah. sedekah yang paling gampang adalah dengan tersenyum. tau gitu masih pada ga mau senyum juga?? TER LA LU.
bagi sebagian orang, tersenyum mungkin memang bukan sesuatu hal yang mudah dilakukan. terlebih kalo seseorang udah kadung punya image yang pelit senyum. polisi yang suka nyegat saya di jalan ato guru killer yang sering menskor saya waktu sma adalah beberapa contoh yang sekilas terlintas di kepala. walopun belakangan saya jadi rada maklum dengan 'situasi' mereka. rasanya nggak lucu juga kalo ada polisi nilang di jalan terus polisinya senyum senyum nggak jelas. ato ketika guru BP menskor siswa dengan raut muka ceria. aneh juga.
terkadang, situasi dan kondisi juga mempengaruhi mood orang untuk tersenyum. jarang kan kita lihat orang marah marah sambil tersenyum. ato orang yang sedang kena musibah kemudian malah senyum senyum. kecuali kalo senyumnya karena trauma ato stress. itu beda ceritanya. namun tak ada salahnya jika setiap hal yang menimpa kita, ato segala sesuatu yang terjadi pada kita, selalu kita sambut dengan senyuman. seperti kata dewa 19. hadapi dengan senyuman. walopun terkadang memang bukan bibir kita yang mengembang, setidaknya hati kita yang tersenyum riang. aiiihhhh ;)
sekarang giliran 'kalo saya boleh jujur'. kalo boleh jujur, sebenernya saya sendiri juga terkadang bisa menjadi orang yang pelit senyum. terutama kalo saya sedang tidur. hahahaa. sariawan. sakit gigi. sakit hati. dan mungkin seperti orang lain kebanyakan, masih banyak hal yang membuat saya jadi rada susah tersenyum. walopun seperti yang saya bilang tadi, hati saya selalu mencoba tersenyum. hihihii.
pernah nggak sih kita sedikit berpikir, mengingat ingat (ato kalo mau sedikit serius, merenung) kalo segala hal yang terjadi kepada kita, terutama hal hal yang berat dan ato tidak menyenangkan, akan berasa lebih mudah (dan lebih indah) kalo kita menjalaninya dengan tersenyum?? maksudnya tentu saja bukan tersenyum secara harafiah. bukan lantas kita tersenyum sepanjang masa. bisa disalahartikan orang nantinya. walopun nggak mudah, dan percayalah emang seringnya susah, saya pribadi selalu berusaha untuk selalu tersenyum. senang. malang. suka. duka. bahagia. bencana. semua orang di dunia kayaknya juga mengalaminya. jadi saya rasa saya tak perlu merasa menjadi orang paling susah sedunia hingga membuat senyum hilang dari wajah saya yang riang. hahahaa (nggak boleh protes!!!)
intinya, banyak hal baik yang bisa kita dapatkan HANYA dengan tersenyum. dengan senyum, kita jadi lebih ceria menghadapi dunia. dengan senyum, orang menganggap kita ramah kepada mereka sehingga mereka juga ramah kepada kita. dengan senyum, membuat orang berpikiran positif kepada kita sehingga tidak berniat mencelakakan kita. dengan senyum, kita menebar damai dalam hidup. dengan senyum, yang segampang dan seringan ringannya sedekah, kita mendapat pahala dari Tuhan Yang Maha Pemurah. lalu apalagi yang membuat kita enggan tersenyum?? (saya nulis ini aja sambil senyum senyum sendiri. hihihii)
keep alive. keep spread smile.
cheers.
No comments:
Post a Comment