dong donggg. heheee. judulnya emang rada vulgar. walopun tulisannya enggak. kira kira apa yang ada dipikiran anda (ato kita lahh, biar adil) bila mendengar ato membaca kata sex? kalo saya sih, sebagai anak manusia yang masih (cukup) lugu dan polos (wekkk), tentu tidak (ato belum?) bisa menjelaskan secara lebih jauh tentang sex. selain yang jelas belum berpengalaman secara teoritis maupun praktis, juga karena keterbatasan pengetahuan dan wawasan saya akan sex yang cuma mandeg sampe definisinya doang, yakni (jenis) kelamin. walopun banyak orang lain yang menafsirkan sex lebih kepada perkelaminan, alat kelamin, dan berbagai aktivitasnya. hehee.
well, sebenernya ada beberapa alesan nggak penting kenapa saya sempet sempetnya nulis tulisan yang lebih nggak penting ini. pertama, (berat ini ngomongnya), karena alesan akedemis kritis najis (kata terakhir cuman karangan saya saja, hehee). yak, sekali lagi tuntutan dari bangku dosen (karena dosen yang ngasih tugas) mengharuskan saya berselancar di dunia maya untuk mancari bahan bahan bacaan tentang pornografi di internet. walopun nggak beneran saya baca. kesenengan dosennya donk kalo diturutin terus. hahaa. sebenenernya sih kalo topik yang satu ini saya nggak terlalu keberatan. hahahaaa. jika biasanya saya membaca artikel yang biasa biasa saja, dalam artian membaca artikel yang membahas pornografi secara normatif, maka kali ini saya mendapati beberapa data dan fakta (halahh) yang (cukup) menarik. menurut saya. itulah mengapa saya jadi kepengen menuliskannya. ato lebih tepatnya mengcopynya untuk kemudian saya paste di tulisan ini. sekedar buat referensi saya pribadi. siapa tau sewaktu waktu informasinya bisa berguna ;) dan entah karena 'kebetulan' ato memang 'kebeneran', saya lagi seneng sex on fire nya kings of leon, yang selama nulis tulisan ini saya jadikan backsong. hehee. yang sekaligus saya jadikan judul tulisan ini tentunya.
sebenernya yang mau di bahas adalah soal pornografi. namun hampir mustahil memisahkan pornografi dari sex. karena kayaknya keduanya udah lama sodaraan. ato setidaknya sobat karib lahh. jadi kalo ngomongin pornografi, pasti juga terbayang image yang menyangkut soal sex. terlepas dari apa penafsiran kita soal sex itu sendiri. hal tersebut tentu (bisa dibilang) lumrah, mengingat pornografi secara etimologis (weee, kata katanya. hehee) berasal dari kata porne dan graphein. porne berarti prostitusi atau pelacur. graphein artinya tulisan atau gambar. jadi pornografi secara sederhana dapat diartikan sebagai tulisan atau gambar yang dimaksudkan untuk membangkitkan nafsu seksual orang yang melihat atau membacanya. akan tetapi kemudian hal ini berkembang bukan hanya dalam bentuk tulisan dan gambar tapi lewat berbagai media lain seperti film, tarian, lagu dan sebagainya.
menurut google, setiap hari terjadi 68 juta pencarian dengan menggunakan kata "porno" dan atau variasinya.
hehee. itu adalah kalimat pertama yang membuat saya (rada) kaget. sebenernya nggak kaget kaget amat sih. ato setidaknya nggak sampe kaget doraemon. yang bikin rada heran kok, cuma segitu sihh. emang saya nggak di itung?! hahaa. mungkin emang ada beberapa orang yang (kalo mau lebay) tercengang dengan 'data' itu. jangan pertanyakan akurasinya, karena menurut saya yang penting bukan sejauh mana kebenaran kalimat itu, namun lebih pada 'realita' bahwasanya pornografi (dan segala hal berbau porno lainnya tentu saja) telah menjadi barang lumrah, khususnya di internet. terbukti jutaan, bahkan puluhan juta orang di seluruh dunia mengaksesnya. walopun tujuan mereka mengakses belum tentu untuk hal hal yang sifatnya normatif ketika seseorang mengakses 'situs' porno dan variasinya. seperti saya misalnya, yang mengakses 'bahan-bahan' pornografi karena alesan akademis. hehee. (bukan pembelaan loh yaa)
taukah anda?
well, sebenernya ada beberapa alesan nggak penting kenapa saya sempet sempetnya nulis tulisan yang lebih nggak penting ini. pertama, (berat ini ngomongnya), karena alesan akedemis kritis najis (kata terakhir cuman karangan saya saja, hehee). yak, sekali lagi tuntutan dari bangku dosen (karena dosen yang ngasih tugas) mengharuskan saya berselancar di dunia maya untuk mancari bahan bahan bacaan tentang pornografi di internet. walopun nggak beneran saya baca. kesenengan dosennya donk kalo diturutin terus. hahaa. sebenenernya sih kalo topik yang satu ini saya nggak terlalu keberatan. hahahaaa. jika biasanya saya membaca artikel yang biasa biasa saja, dalam artian membaca artikel yang membahas pornografi secara normatif, maka kali ini saya mendapati beberapa data dan fakta (halahh) yang (cukup) menarik. menurut saya. itulah mengapa saya jadi kepengen menuliskannya. ato lebih tepatnya mengcopynya untuk kemudian saya paste di tulisan ini. sekedar buat referensi saya pribadi. siapa tau sewaktu waktu informasinya bisa berguna ;) dan entah karena 'kebetulan' ato memang 'kebeneran', saya lagi seneng sex on fire nya kings of leon, yang selama nulis tulisan ini saya jadikan backsong. hehee. yang sekaligus saya jadikan judul tulisan ini tentunya.
sebenernya yang mau di bahas adalah soal pornografi. namun hampir mustahil memisahkan pornografi dari sex. karena kayaknya keduanya udah lama sodaraan. ato setidaknya sobat karib lahh. jadi kalo ngomongin pornografi, pasti juga terbayang image yang menyangkut soal sex. terlepas dari apa penafsiran kita soal sex itu sendiri. hal tersebut tentu (bisa dibilang) lumrah, mengingat pornografi secara etimologis (weee, kata katanya. hehee) berasal dari kata porne dan graphein. porne berarti prostitusi atau pelacur. graphein artinya tulisan atau gambar. jadi pornografi secara sederhana dapat diartikan sebagai tulisan atau gambar yang dimaksudkan untuk membangkitkan nafsu seksual orang yang melihat atau membacanya. akan tetapi kemudian hal ini berkembang bukan hanya dalam bentuk tulisan dan gambar tapi lewat berbagai media lain seperti film, tarian, lagu dan sebagainya.
menurut google, setiap hari terjadi 68 juta pencarian dengan menggunakan kata "porno" dan atau variasinya.
hehee. itu adalah kalimat pertama yang membuat saya (rada) kaget. sebenernya nggak kaget kaget amat sih. ato setidaknya nggak sampe kaget doraemon. yang bikin rada heran kok, cuma segitu sihh. emang saya nggak di itung?! hahaa. mungkin emang ada beberapa orang yang (kalo mau lebay) tercengang dengan 'data' itu. jangan pertanyakan akurasinya, karena menurut saya yang penting bukan sejauh mana kebenaran kalimat itu, namun lebih pada 'realita' bahwasanya pornografi (dan segala hal berbau porno lainnya tentu saja) telah menjadi barang lumrah, khususnya di internet. terbukti jutaan, bahkan puluhan juta orang di seluruh dunia mengaksesnya. walopun tujuan mereka mengakses belum tentu untuk hal hal yang sifatnya normatif ketika seseorang mengakses 'situs' porno dan variasinya. seperti saya misalnya, yang mengakses 'bahan-bahan' pornografi karena alesan akademis. hehee. (bukan pembelaan loh yaa)
taukah anda?
- setiap detik, 3075,64 USD dibelanjakan untuk pornografi
- setiap detik, 28258 pengguna internet melihat situs pornografi
- setiap detik, 372 pengguna internet mengetikkan kata kunci yang berhubungan dengan pornografi di mesin pencari
- Jumlah halaman situs pornografi di dunia saat ini mencapai 420 juta
sekali lagi jangan tanyakan dari mana ato sejauh mana kebenaran data data di atas. saya, sebagai orang yang cukup bodoh, hanya mencoba memandang data data di atas sebagai sebuah 'realita' sosial yang menarik untuk setidaknya diketahui. sukur sukur untuk kemudian diperhatikan. karena kalo mau mengkaji secara lebih serius dan mendalam, jujur saja otak saya nggak nyampe. jadi seperti yang sering saya katakan, saya selalu senang memandang segala sesuatu dari perspektif yang (sedikit) beda. perspektif yang sesuai dengan apa yang menarik menurut saya. dan yang paling penting, yang sesuai dengan daya intelegensia ;)
ngomongin pornografi (terutama di indonesia) memang biasanya akan selalu disertai dengan kontroversi. karena seperti yang kita semua tau juga, pandangan ato pemikiran orang kan beda beda. apalagi di indonesia yang manusianya sampe ratusan juta. porno bagi seseorang mungkin belum tentu porno buat orang lain. jadi maklum saja kalo ngomongin pornografi selalu saja ada kontroversi. yang penting sejauh mana kita bisa dengan bijak menyikapi. pornografinya itu sendiri, maupun kontroversi yang meliputinya. bukan begitu ?! hehee.
udah ahh. mau ke kamar mandi dulu. hahaa.
cheers.
ngomongin pornografi (terutama di indonesia) memang biasanya akan selalu disertai dengan kontroversi. karena seperti yang kita semua tau juga, pandangan ato pemikiran orang kan beda beda. apalagi di indonesia yang manusianya sampe ratusan juta. porno bagi seseorang mungkin belum tentu porno buat orang lain. jadi maklum saja kalo ngomongin pornografi selalu saja ada kontroversi. yang penting sejauh mana kita bisa dengan bijak menyikapi. pornografinya itu sendiri, maupun kontroversi yang meliputinya. bukan begitu ?! hehee.
udah ahh. mau ke kamar mandi dulu. hahaa.
cheers.
No comments:
Post a Comment