sabtu. malam minggu. hari ke 20 di bulan maret. seperti hari kemaren, hari ini pun jogja masih terasa panas.
dua hari kemaren mungkin saya menyerah dengan cuaca membakar yang seolah membuat jiwa raga tak berdaya. hidup segan mati tak hendak. ehh, nggak segitunya juga dink. pokoknya lebay nya begitu lahh. dan di hari panas yang ketiga ini saya mencoba sedikit berinisiatif untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat. ato setidaknya bisa membuang waktu dengan cara yang sedikit lebih terhormat daripada tidur. (walopun menurut saya tidur adalah cara paling 'berwibawa' untuk menghabiskan waktu. hehee)
well, mungkin benar kata orang bejat. ehh, orang bijak, kalo di balik segala sesuatu pasti ada hikmahnya. kalopun nggak pasti, ya biasanya lah. di balik segala sesuatu biasanya ada hikmahnya. seperti hari ini yang panas ternyata membuat saya jadi kepikiran untuk nulis lagi, setelah beberapa hari ini cuman dapet ide, tapi nggak pernah di tuangkan. ato kalo dalam bahasa iklan, udah dapat ide tapi nggak pernah di eksukusi. maka hari ini lah saatnya, hari eksekusi. mati. untuk kemalasan. halaahh.
... mendadak dehidrasi. tapi galon ternyata sudah kosong. wtf...
ok. enough for the shits, here's the story.
mungkin ada yang bertanya tanya kenapa judulnya rada nyentrik kali ini. tapi nggak nyambung sama isi tulisannya. hehee.. that's the point.
pada suatu malam yang harusnya dingin tapi ternyata tetap saja panas, seperti biasanya saya habiskan sebagiannya dengan 'berbincang' dengan teman dan kawan (teman dan kawan sama dink ya?!). belakangan saya emang lagi seneng berbincang dengan kawan kawan saya melalui dunia maya estianti a.k.a chatting (thanks a lot for yahoo messenger). mungkin karena keadaan, ato memang jarak yang memisahkan, saya hanya bisa berbincang dengan mereka melalui chatting. walopun untuk cuma sekedar menyapa. tanda saya belum lupa pada mereka. witing tresno jalaran soko kulino ternyata sangat berlaku dalam hal ini. karena keseringan chatting, saya jadi ngerasa nggak afdhol kalo belum sign in di yahoo messenger. saya jadi ngerasa identik dengan yahoo messenger. contohnya gampang saja, ketika yahoo messenger saya available, itu artinya saya sedang hidup. maksudnya sedang melek. pun begitu juga sebaliknya. kalo yahoo messenger saya mati, biasanya saya masih tetep hidup. hehee.. maksudnya paling cuman sedang mati lampu ato koneksi yang error.
setelah ber chatting ria hingga hampir tengah malam, satu persatu dari mereka mulai mengucapkan salam perpisahan. biarpun cuma chatting, menurut saya salam sangat lah penting. setidaknya dengan salam, perbincangan jadi terasa lebih nyaman. sayapun sering di buat kesal oleh orang orang yang seenak hidungnya tiba tiba signed out, by left no words. nggak sopan. pikir saya.
selesai dengan yahoo messenger, masih ada satu lagi yang perlu di lihat. yahh, anda benar. apalagi kalo bukan fesbuk. (saya lebih senang menyebut fesbuk dari pada ef be). saya kadang heran dengan orang orang yang senang menyebut ef be. padahal facebook dan ef be kan kalo diucapkan sama sama dua suku kata. tapi begitulah manusia indonesia. sukanya yang instan instan. saya juga suka mie instan sihh.
walopun bukan aktivis fesbuk, bisa dikatakan hampir setiap hari saya sempatkan diri melihat jejaring sosial yang satu ini walopun cuman untuk sekedar posting poster film yang baru saya tonton. dan mungkin beberapa komentar nggak jelas, nggak penting, dan nggak membangun (ala juri indonesian idol) di beberapa 'status' teman.
malam inipun, seperti malam malam yang lain, saya sempatkan buka fesbuk. melihat sekilas 'status' beberapa teman. nampak biasa saja. seperti biasanya. nggak ada yang istimewa. hingga saya membaca 'status' salah satu teman saya, yang sempet saya copy (karena setelah membacanya, saya langsung kepikiran untuk menuliskannya).
begini bunyinya, lagi kangen ma seseorang. mellow mode on :)
saya mesem. sambil sedikit tersenyum simpul.
saya jadi teringat 'status' teman saya yang lain, yang kurang lebih begini, pertanyaan yang akhir2 ini pling aq benci......,KAPAN LULUS!!!!!!!! schock berat (mode on)
-mungkin maksud dia 'shocked' (kaget abisss) hehee -
saya tertawa.
yang laennya bilang begini, "Vanilla Twilight-OWL CITY" Mode On
saya ngakak.
hahahaaa.. anjrit. saya benar benar di buat lapar oleh 'status' teman teman saya itu. saking susahnya untuk berhenti tertawa. saya sering nggak bisa mengendalikan ketawa kalo melihat ato mendengar sesuatu yang menurut saya (amat sangat) lucu (sekali). di samping kenyataan, bahwa dua dari tiga pemilik 'status status' itu adalah cowok. alias lelaki. alias lanang. blepp.
mungkin hampir semua dari anda yang punya fesbuk, pasti pernah baca status seperti itu. dengan kata kata ato kalimat kalimat yang aneh. cenderung alay. dan pasti lebay. walopun kata kata ato kalimatnya beda, tapi setidaknya berakhir dengan frase yang sama, mode on.
mungkin anda menganggap hal tersebut sepele saja. biasa saja. nggak ada lucunya. bahkan nggak ada menariknya. well, mungkin anda benar. saya pun juga menganggapnya demikian. memang sepele. memang biasa saja. tapi anda mungkin saja salah bila mengaggap nggak ada lucunya. dan anda mungkin saja keliru kalo menganggap nggak ada menariknya. walopun menarik di sini belum tentu menarik dalam artian yang menyenangkan. hehee.
gini dehh, kalo kita perhatikan hampir semua dari pemilik status itu biasanya menulis kata kata dan kalimat kalimat lebay. dan kemudian berakhir dengan mode on, membuat kelebayan itu semakin jelas. yang lebih parah lagi, ada yang nulis status bla bla bla.. kemudian di akhiri dengan lebay mode on. hedeeuuhh. mode on saja menurut saya sudah lebih dari cukup sebagai predikat lebay, malah di kasih lengkap dengan subjeknya. jadilah dia lebay kuadrat.
hal 'menarik' laennya. mode on selalu di tulis di bagian akhir, seolah sudah menjadi satu frase baku dalam kamus besar bahasa indonesia (yang semenjak saya tk hingga jadi mahasiswa saya tetap nggak mampu membelinya). bukankah menurut tata bahasa lebay yang baik dan benar, dan berdasarkan ejaan alay yang disempurnakan, kalimat seharusnya adalah bla bla bla mode : on. seolah kita mengaktifkan sebuah fitur di henpon. tapi jika anda perhatikan, mereka selalu menuliskannya dengan bla bla bla : mode on. (saya belagak jadi guru tata bahasa. hahaa).
dan sebenernya masih ada banyak hal 'menarik' dari mode on itu. mungkin anda pun juga memiliki pandangan unik akan mode on. namun demi alasan estetika, saya tak akan menuliskannya lagi di sini. nanti banyak yang tersinggung. hehee. biarlah saya simpan di hati. biar saya dan tuhan saja yang tau. halahh.
------------
maaf buat anda anda yang mungkin 'terusik' dengan tulisan saya yang mengusik ini. saya nggak bermaksud apa apa kecuali mencoba melihat segala sesuatu dari perspektif yang sedikit berbeda. terima kasih buat teman teman alay dan lebay, yang statusnya saya pinjem untuk di jadikan sample. itu berarti status kalian merupakan status terpilih hingga saya pilih untuk dijadikan contoh dalam tulisan saya ini.
tetap lebay. tetap alay. hahaa.
cheers.
dua hari kemaren mungkin saya menyerah dengan cuaca membakar yang seolah membuat jiwa raga tak berdaya. hidup segan mati tak hendak. ehh, nggak segitunya juga dink. pokoknya lebay nya begitu lahh. dan di hari panas yang ketiga ini saya mencoba sedikit berinisiatif untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat. ato setidaknya bisa membuang waktu dengan cara yang sedikit lebih terhormat daripada tidur. (walopun menurut saya tidur adalah cara paling 'berwibawa' untuk menghabiskan waktu. hehee)
well, mungkin benar kata orang bejat. ehh, orang bijak, kalo di balik segala sesuatu pasti ada hikmahnya. kalopun nggak pasti, ya biasanya lah. di balik segala sesuatu biasanya ada hikmahnya. seperti hari ini yang panas ternyata membuat saya jadi kepikiran untuk nulis lagi, setelah beberapa hari ini cuman dapet ide, tapi nggak pernah di tuangkan. ato kalo dalam bahasa iklan, udah dapat ide tapi nggak pernah di eksukusi. maka hari ini lah saatnya, hari eksekusi. mati. untuk kemalasan. halaahh.
... mendadak dehidrasi. tapi galon ternyata sudah kosong. wtf...
ok. enough for the shits, here's the story.
mungkin ada yang bertanya tanya kenapa judulnya rada nyentrik kali ini. tapi nggak nyambung sama isi tulisannya. hehee.. that's the point.
pada suatu malam yang harusnya dingin tapi ternyata tetap saja panas, seperti biasanya saya habiskan sebagiannya dengan 'berbincang' dengan teman dan kawan (teman dan kawan sama dink ya?!). belakangan saya emang lagi seneng berbincang dengan kawan kawan saya melalui dunia maya estianti a.k.a chatting (thanks a lot for yahoo messenger). mungkin karena keadaan, ato memang jarak yang memisahkan, saya hanya bisa berbincang dengan mereka melalui chatting. walopun untuk cuma sekedar menyapa. tanda saya belum lupa pada mereka. witing tresno jalaran soko kulino ternyata sangat berlaku dalam hal ini. karena keseringan chatting, saya jadi ngerasa nggak afdhol kalo belum sign in di yahoo messenger. saya jadi ngerasa identik dengan yahoo messenger. contohnya gampang saja, ketika yahoo messenger saya available, itu artinya saya sedang hidup. maksudnya sedang melek. pun begitu juga sebaliknya. kalo yahoo messenger saya mati, biasanya saya masih tetep hidup. hehee.. maksudnya paling cuman sedang mati lampu ato koneksi yang error.
setelah ber chatting ria hingga hampir tengah malam, satu persatu dari mereka mulai mengucapkan salam perpisahan. biarpun cuma chatting, menurut saya salam sangat lah penting. setidaknya dengan salam, perbincangan jadi terasa lebih nyaman. sayapun sering di buat kesal oleh orang orang yang seenak hidungnya tiba tiba signed out, by left no words. nggak sopan. pikir saya.
selesai dengan yahoo messenger, masih ada satu lagi yang perlu di lihat. yahh, anda benar. apalagi kalo bukan fesbuk. (saya lebih senang menyebut fesbuk dari pada ef be). saya kadang heran dengan orang orang yang senang menyebut ef be. padahal facebook dan ef be kan kalo diucapkan sama sama dua suku kata. tapi begitulah manusia indonesia. sukanya yang instan instan. saya juga suka mie instan sihh.
walopun bukan aktivis fesbuk, bisa dikatakan hampir setiap hari saya sempatkan diri melihat jejaring sosial yang satu ini walopun cuman untuk sekedar posting poster film yang baru saya tonton. dan mungkin beberapa komentar nggak jelas, nggak penting, dan nggak membangun (ala juri indonesian idol) di beberapa 'status' teman.
malam inipun, seperti malam malam yang lain, saya sempatkan buka fesbuk. melihat sekilas 'status' beberapa teman. nampak biasa saja. seperti biasanya. nggak ada yang istimewa. hingga saya membaca 'status' salah satu teman saya, yang sempet saya copy (karena setelah membacanya, saya langsung kepikiran untuk menuliskannya).
begini bunyinya, lagi kangen ma seseorang. mellow mode on :)
saya mesem. sambil sedikit tersenyum simpul.
saya jadi teringat 'status' teman saya yang lain, yang kurang lebih begini, pertanyaan yang akhir2 ini pling aq benci......,KAPAN LULUS!!!!!!!! schock berat (mode on)
-mungkin maksud dia 'shocked' (kaget abisss) hehee -
saya tertawa.
yang laennya bilang begini, "Vanilla Twilight-OWL CITY" Mode On
saya ngakak.
hahahaaa.. anjrit. saya benar benar di buat lapar oleh 'status' teman teman saya itu. saking susahnya untuk berhenti tertawa. saya sering nggak bisa mengendalikan ketawa kalo melihat ato mendengar sesuatu yang menurut saya (amat sangat) lucu (sekali). di samping kenyataan, bahwa dua dari tiga pemilik 'status status' itu adalah cowok. alias lelaki. alias lanang. blepp.
mungkin hampir semua dari anda yang punya fesbuk, pasti pernah baca status seperti itu. dengan kata kata ato kalimat kalimat yang aneh. cenderung alay. dan pasti lebay. walopun kata kata ato kalimatnya beda, tapi setidaknya berakhir dengan frase yang sama, mode on.
mungkin anda menganggap hal tersebut sepele saja. biasa saja. nggak ada lucunya. bahkan nggak ada menariknya. well, mungkin anda benar. saya pun juga menganggapnya demikian. memang sepele. memang biasa saja. tapi anda mungkin saja salah bila mengaggap nggak ada lucunya. dan anda mungkin saja keliru kalo menganggap nggak ada menariknya. walopun menarik di sini belum tentu menarik dalam artian yang menyenangkan. hehee.
gini dehh, kalo kita perhatikan hampir semua dari pemilik status itu biasanya menulis kata kata dan kalimat kalimat lebay. dan kemudian berakhir dengan mode on, membuat kelebayan itu semakin jelas. yang lebih parah lagi, ada yang nulis status bla bla bla.. kemudian di akhiri dengan lebay mode on. hedeeuuhh. mode on saja menurut saya sudah lebih dari cukup sebagai predikat lebay, malah di kasih lengkap dengan subjeknya. jadilah dia lebay kuadrat.
hal 'menarik' laennya. mode on selalu di tulis di bagian akhir, seolah sudah menjadi satu frase baku dalam kamus besar bahasa indonesia (yang semenjak saya tk hingga jadi mahasiswa saya tetap nggak mampu membelinya). bukankah menurut tata bahasa lebay yang baik dan benar, dan berdasarkan ejaan alay yang disempurnakan, kalimat seharusnya adalah bla bla bla mode : on. seolah kita mengaktifkan sebuah fitur di henpon. tapi jika anda perhatikan, mereka selalu menuliskannya dengan bla bla bla : mode on. (saya belagak jadi guru tata bahasa. hahaa).
dan sebenernya masih ada banyak hal 'menarik' dari mode on itu. mungkin anda pun juga memiliki pandangan unik akan mode on. namun demi alasan estetika, saya tak akan menuliskannya lagi di sini. nanti banyak yang tersinggung. hehee. biarlah saya simpan di hati. biar saya dan tuhan saja yang tau. halahh.
------------
maaf buat anda anda yang mungkin 'terusik' dengan tulisan saya yang mengusik ini. saya nggak bermaksud apa apa kecuali mencoba melihat segala sesuatu dari perspektif yang sedikit berbeda. terima kasih buat teman teman alay dan lebay, yang statusnya saya pinjem untuk di jadikan sample. itu berarti status kalian merupakan status terpilih hingga saya pilih untuk dijadikan contoh dalam tulisan saya ini.
tetap lebay. tetap alay. hahaa.
cheers.
No comments:
Post a Comment