Mar 28, 2010

(Untungnya) Narsis Nggak Dosa

pada suatu malam di musim dingin, (musim dingin?? lebay ahh).. pada suatu malam yang dingin, (nah ini baru alay. hehee) saya dan seorang kawan seperjuangan iseng jalan jalan keliling kota jogja untuk sekedar cuci mata. saya memang selalu lebih suka menikmati jogja ketika malam. di samping nggak bikin kulit terbakar alias item, juga karena.... karena apa ya. kayaknya nggak ada alesan laen deh. hehee. maksudnya selaen nggak panas, pemandangan jogja di malam hari juga terasa lebih eksotis. tis. tis.

mungkin jenuh dengan rutinitas makan sehari hari yang hampir selalu mentok cuma sampe angkringan, malam itu kami muter muter nggak jelas untuk sekedar mencari tempat makan yang sedikit lebih 'elegan'. bagi orang orang seperti saya yang nyaris tak pernah absen ke angkringan setiap malamnya, tempat makan yang sedikit beda sudah bisa dibilang elegan. bedanya kayak apa, nggak usah ditanya. pokoknya beda lah. walopun ujung ujungnya sebenernya sama saja. sama sama di pinggir jalan. (namanya juga anak kost)

karena hawa malam yang dingin, kami memilih untuk tidak muter muter jogja lebih jauh hanya untuk cari makan yang paling juga nggak nyampe sepuluh ribu. sekali lagi, status anak kost di jadikan alibi. di luar dugaan, ternyata makanan kita emang bisa dibilang (sedikit) elegan. jika biasanya perut sudah nerima diganjel cat rice, malam itu kami dapet goat curries. gulai kambing. lumayan. untuk orang orang yang sudah jadi member abadi angkringan, rasanya jarang jarang bisa menikmati makanan yang sedikit lebih bergizi.

selaen makanan yang sedikit rada beda, sebenernya nyaris nggak ada yang istimewa malam itu. tetep di pinggir jalan. tetep lesehan. hanya asap kendaraan yang jadi 'menu' tambahan.

malam yang biasa. makanan yang sebenernya juga biasa. suasananya pun biasa saja. (lha terus ini mau cerita apaaaa???? heheee)

di saat sedang nikmat manyantap, pandangan kami sengaja tak sengaja melihat ke sekitar. karena lesehan 'kebetulan' berada di pinggir perempatan tugu jogja, tentu saja tugu jogja yang jadi pemandangan utama. yang nampaknya makin cantik setelah direnovasi. sebenernya kalo dipikir pikir, tempatnya cukup strategis. di pinggiran jalan perempatan tugu jogja. kita jadi bisa melihat orang orang dan kendaraan berlalu lalang di 'pusat'nya jogjakarta itu. meriah lah.

bagi anda yang pernah melintas di perempatan tugu jogja, pasti tau kalo di tempat itu hampir selalu ramai, terutama di malam hari. hampir setiap malam, banyak orang yang kebanyakan anak muda berkumpul ato sekedar kongkow di sekitar tugu. tak terkecuali malam itu.

selayang pandang kami terhenti di tugu jogjakarta. dan kelakuan orang orang di sekitarnya. dari segitu banyaknya manusia, sebagian besar dari mereka (kalo nggak mau dibilang hampir semua) nampak sedang melakukan 'ritual' wajib ketika sedang di tugu jogja. yahh, apalagi kalo bukan foto foto. ritual melepas narsis, kalo saya bilang. jadi jangan heran ketika melintas di tugu jogja, anda akan mendapati banyak orang yang menenteng kamera, plus orang orang yang selalu dengan bangganya bergaya di depan kamera. emang dasar manusia.

sebenernya bisa dimaklumi juga, mengingat tugu adalah simbol, icon nya kota jogja. jadi kayaknya semua warga jogja, ato setidaknya yang pernah ke jogja, hampir pasti pernah berpose di tugu jogja. (kecuali saya tentunya. hehee)

sambil menikmati santap malam yang nampaknya sudah hampir habis (kalo lagi makan enak emang biasanya berasa cepet habis), pandangan mata tak henti hentinya mengamati tingkah laku orang orang yang (jujur saja), aneh aneh. aneh aneh orangnya. dan terutama aneh aneh gayanya. ada yang di foto sambil duduk. ada yang di foto sambil berdiri. ada yang di foto sambil nungging. bahkan ada yang di foto sambil loncat loncat nggak jelas. hahaa. ada yang begaya dengan teman temannya. sahabat sahabatnya. (pacar) pacarnya. ato mungkin ada juga yang begaya dengan selingkuhannya. mana saya tau.

ada yang foto sambil nyengir. ada yang di foto dengan wajah yang di buat sok imut. ada yang bergaya ngawur dengan wajah yang memang ancur. ada yang di foto dari depan. belakang. samping. atas. bawah. serong kanan. serong kiri. heran. 'kreatif ' sekali mereka. pikir saya.

well, kalo di pikir pikir, yang namanya narsis sebenernya juga nggak jelek jelek amat. ya toh?! tentu saja sepanjang narsisnya masih wajar. wajarpun mungkin tiap orang menafsirkannya nggak sama. buat orang yang kadar narsisnya rendah (seperti saya misalnya. hehee) rasanya kok malu kalo mukanya tertangkap kamera (disamping kenyataan bahwa muka saya emang nggak camera face). tapi buat orang yang kadar narsisnya udah di atas ambang normal alias super narsis, rasanya kok nggak ada puas puasnya untuk selalu bergaya di depan kamera. dikit dikit keluar kamera. bentar bentar pasang gaya. lagi di jalan pengen di foto. lagi di mall minta di foto. mau tidur nggak lupa foto. bangun tidur langsung foto. tiap makan aja belum kenyang rasanya kalo belum di foto. sedangkan saya, saya selalu merasa foto adalah salah satu hal yang paling ingin saya hindari. dan saya merasa seumur umur belum pernah merasa puas dengan tampang saya di foto. (maklum, tampang pas pasan).

kadang saya bertanya tanya, apa sih yang bikin orang jadi segitu narsisnya. ato kalo mau lebih spesifik, kenapa sih pada doyan banget di foto. padahal di foto tiap hari juga kayaknya mukanya nggak berubah. kayaknya juga gitu gitu aja. hehee. tiap orang mungkin punya banyak alasan berbeda, namun satu alasan yang pasti sama, narsis. entah mereka sadar ato enggak. mau mengakuinya ato tidak. narsis emang sudah merajalela di kalangan umat manusia. dan makin hari kayaknya makin menjadi saja. tak peduli pria maupun waria, ehh wanita. tua maupun muda. miskin dan kaya, semuanya narsis. habis. hehee.

nggak bisa di pungkiri juga bahwasanya kemajuan teknologi dan informasi serta arus globalisasi yang makin menjadi dari hari ke hari (halahh), ikut mendukung 'budaya' narsis untuk bertumbuh subur saat saat ini. bagaimana tidak, hampir tiap orang sekarang punya henpon. dan sebagian (besar) kayaknya hampir pasti dilengkapi fitur kamera. belum lagi kamera digital yang makin lama makin jadi 'barang sehari hari'.

dan jangan lupa, ada satu makhluk lagi yang disadari ato tidak, sangat berperan dalam menumbuhkembangkan narsisme di kalangna umat manusia. ya itu dia apalagi kalo bukan facebook. yang satu ini emang super duper fenomenilnya (saking fenomenalnya jadinya fenomenil). facebook seolah telah merubah gaya hidup bahkan perilaku orang orang (kalo soal ini mungkin termasuk saya. hehee). salah satunya ya itu tadi, bikin orang makin narsis saja. gimana nggak, nggak jarang dari hasil jepretan itu kemudian di pampang di facebook. baik yang pake album. cuma profil picture. ato sekedar wall photos. pokoknya banyak lah.

dan memang begitulah, saat ini rasanya nggak ada yang nggak mendukung narsisme untuk berkembang pesat di masyarakat. hehee. dan seperti judul tulisan ini, (untungnya) narsis nggak dosa. dosa nggak sihh? setau saya sih enggak. sekali lagi selama tidak berlebihan. (emang debatable). hehee. berharap saja semoga nanti m.u.i nggak mengharamkan narsisme. hahaa.

thanks for all of your narcism. it's trully an inspiration. hehee.

cheers.

Mar 21, 2010

Hey Cantik

satu hal yang paling kusuka dari dirimu
adalah ketika ku pandang kedua bola matamu
tak bosan tak jemu-jemu dan ku pandang selalu
di saat engkau dekat atau jauh

begitulah sebait lirik lagu shaggydog, yang judulnya saya jadikan judul tulisan saya kali ini. kenapa? well, mungkin sederhananya karena saya lagi seneng denger lagu lokal. ato lagi seneng denger shaggydog khususnya. dan mungkin, ada yang berpendapat, saya sedang lebay. hahaa.. whatever.

entah karena lagunya yang bagus, ato mungkin karena memang saya yang sedang lebay, saya sedang sangat suka dengan lagu itu. kenapa? ya karena menurut saya lagunya bagus. apalagi. hehee.. soal lagu bagus pasti saban orang punya pendapat masing masing. karena kalo masalah selera, dalam hal ini selera musik, emang pasti beda beda tiap orang. dan itu tentu saja sah sah saja.

saya sendiri juga nggak punya standar absolut, dan mungkin memang tak pernah ada, untuk sebuah lagu bisa dibilang bagus atau tidak. pokoknya enak di denger, bagi saya sudah bisa di bilang bagus. sesederhana itu. tapi kalo mau sedikit sok menelaah, (menelaah?) menurut saya, salah satu ciri lagu bagus adalah liriknya yang tidak picisan. lirik mungkin salah satu bagian paling kentara dari sebuah lagu, selain aransemen musiknya sendiri. lirik yang bagus, apalagi di dukung dengan aransemen musik yang bagus, tentu jadi lagu yang bagus. ya nggak?? hahaa.. (muter muter wae ki ngomonge)

dan kenapa saya suka lagu shaggydog yang satu ini, salah satunya ya karena itu tadi, (menurut saya) liriknya bagus. menurut saya, lirik lagu 'hey cantik' adalah satu dari sedikit lagu cinta yang nggak terkesan 'cengeng'. ato gampangannya, satu dari sedikit lagu gombal yang paling nggak gombal. walopun di bagian akhirnya tetep saja gombal ;)

mau menelaah lebih dalam?? here we go..

hampir semua dari kita pasti pernah dengar sebuah pepatah, ato apa ya namanya, yang bilang kalo cinta datang dari mata lalu turun ke kaki. ehh, ke hati. well, walopun terdengar rada 'abstrak', toh menurut saya ada benarnya. kalo kita suka (ato cinta sama orang) pasti di awali dengan melihatnya. saya nggak tau juga sih kalo ada dari anda yang bisa suka ato bahkan cinta sama orang tanpa perlu melihatnya (yang sejauh ini setau saya cuma bisa terjadi di film film india). tentu saya setuju kalo cinta berawal dari melihat, dari pandangan mata. walopun saya sangat tidak percaya (dan takkkan pernah percaya) dengan yang namanya cinta pada pandangan pertama. totally bullshit!

sebagian orang, terutama wanita, mungkin ada yang sangat 'bangga' dengan matanya. entah karena orang bilang matanya memang indah, ato sekedar narsis nya yang kelewatan dengan menganggap matanya indah. ia merasa lagu mata indah bola pingpong nya iwan fals di ciptakan untuknya. dia ngerasa when i look into your eyes nya firehouse adalah tentangnya. hedeuuhh. (saya memiliki beberapa teman yang seperti itu) - yang ngerasa jangan tersinggung ;)

banyak wanita yang langsung terbang ke bulan begitu di bilang matanya indah. banyak cewek yang suka senyum senyum nggak jelas ketika di bilang matanya mempesona. pokoknya macem macem reaksinya kalo di bilang matanya indah lah. maut lah. tajam lah. belekan lah. hahaaa.. dan saya sendiri sebagai pria yang (sejauh ini masih) normal, tentu juga menyukai (pandangan) mata lawan jenis yang menurut saya indah. mata indah itu yang kayak gimana, itu terserah anda menafsirkannya. intinya, saya dan mungkin banyak pria lain di dunia pasti suka melihat mata indah lawan jenis. rasanya klepek klepek. dunia rasanya berhenti berjalan. dan waktu berhenti berputar. terus pengen makan saking lapernya. maksudnya saking terpesonanya.

kata orang mata nggak bisa bohong. karena emang mata nggak bisa ngomong. jadi gimana mau bohong. hehee. maksudnya, kalo mau tau seseorang bohong ato nggak, lihatlah matanya. walopun sampai sekarang saya belum bener benar berhasil membuktikannya. sudah mantengin mata lawan bicara, tetep saja masih bisa dikibulin. entah mereka yang pembohong handal, atau memang saya yang terlalu lugu hingga mudah dibohongi. entahlah.

sayang seribu sayang kau ada yang punya
ku selalu bermimpi tuk bisa memilikimu

saya ingat sebuah dialog di sebuah film yang saya lupa di film apa, di mana seorang wanita bilang kalo pria yang baik di dunia ini cuman ada 2 macem, gay dan pria yang sudah menikah.

berhubung saya cowok, saya memodifikasinya menjadi.. cewek cantik itu, kalo nggak lesbian, pasti sudah ada yang punya. entah suami ato pacar. dan ternyata tetep relevan. karena memang begitu lah kenyataanya. setidaknya begitulah menurut saya. lindsay lohan yang menurut saya cantik, ternyata lesbian. ato haylley williams yang menurut saya adalah salah satu cewek paling cantik yang pernah saya lihat, ternyata sudah punya pacar. sial. hehee.

itulah kenapa setiap kali melihat cewek cantik, terlebih cewek cantik yang saya kenal, kadang saya jadi semangat dan lemes dalam waktu yang hampir bersamaan. semangat karena bisa melihat cewek cantik. bisa kenal. bisa berbincang, ato sekedar bertegur sapa, and so on and so on. tapi seketika jadi lemes, karena saya yakin, hampir pasti dia sudah punya cowok. ato bahkan suami. nasib. sial.


hey, kamu yang cantik, jangan berpaling dahulu
aku masih ingin memandangmu
hey, kamu yang cantik, ku ingin dekat denganmu
tapi ku takut dengan pacarmu


blepp.

Mar 20, 2010

Mode On

sabtu. malam minggu. hari ke 20 di bulan maret. seperti hari kemaren, hari ini pun jogja masih terasa panas.

dua hari kemaren mungkin saya menyerah dengan cuaca membakar yang seolah membuat jiwa raga tak berdaya. hidup segan mati tak hendak. ehh, nggak segitunya juga dink. pokoknya lebay nya begitu lahh. dan di hari panas yang ketiga ini saya mencoba sedikit berinisiatif untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat. ato setidaknya bisa membuang waktu dengan cara yang sedikit lebih terhormat daripada tidur. (walopun menurut saya tidur adalah cara paling 'berwibawa' untuk menghabiskan waktu. hehee)

well, mungkin benar kata orang bejat. ehh, orang bijak, kalo di balik segala sesuatu pasti ada hikmahnya. kalopun nggak pasti, ya biasanya lah. di balik segala sesuatu biasanya ada hikmahnya. seperti hari ini yang panas ternyata membuat saya jadi kepikiran untuk nulis lagi, setelah beberapa hari ini cuman dapet ide, tapi nggak pernah di tuangkan. ato kalo dalam bahasa iklan, udah dapat ide tapi nggak pernah di eksukusi. maka hari ini lah saatnya, hari eksekusi. mati. untuk kemalasan. halaahh.

... mendadak dehidrasi. tapi galon ternyata sudah kosong. wtf...

ok. enough for the shits, here's the story.

mungkin ada yang bertanya tanya kenapa judulnya rada nyentrik kali ini. tapi nggak nyambung sama isi tulisannya. hehee.. that's the point.

pada suatu malam yang harusnya dingin tapi ternyata tetap saja panas, seperti biasanya saya habiskan sebagiannya dengan 'berbincang' dengan teman dan kawan (teman dan kawan sama dink ya?!). belakangan saya emang lagi seneng berbincang dengan kawan kawan saya melalui dunia maya estianti a.k.a chatting (thanks a lot for yahoo messenger). mungkin karena keadaan, ato memang jarak yang memisahkan, saya hanya bisa berbincang dengan mereka melalui chatting. walopun untuk cuma sekedar menyapa. tanda saya belum lupa pada mereka. witing tresno jalaran soko kulino ternyata sangat berlaku dalam hal ini. karena keseringan chatting, saya jadi ngerasa nggak afdhol kalo belum sign in di yahoo messenger. saya jadi ngerasa identik dengan yahoo messenger. contohnya gampang saja, ketika yahoo messenger saya available, itu artinya saya sedang hidup. maksudnya sedang melek. pun begitu juga sebaliknya. kalo yahoo messenger saya mati, biasanya saya masih tetep hidup. hehee.. maksudnya paling cuman sedang mati lampu ato koneksi yang error.

setelah ber chatting ria hingga hampir tengah malam, satu persatu dari mereka mulai mengucapkan salam perpisahan. biarpun cuma chatting, menurut saya salam sangat lah penting. setidaknya dengan salam, perbincangan jadi terasa lebih nyaman. sayapun sering di buat kesal oleh orang orang yang seenak hidungnya tiba tiba signed out, by left no words. nggak sopan. pikir saya.

selesai dengan yahoo messenger, masih ada satu lagi yang perlu di lihat. yahh, anda benar. apalagi kalo bukan fesbuk. (saya lebih senang menyebut fesbuk dari pada ef be). saya kadang heran dengan orang orang yang senang menyebut ef be. padahal facebook dan ef be kan kalo diucapkan sama sama dua suku kata. tapi begitulah manusia indonesia. sukanya yang instan instan. saya juga suka mie instan sihh.

walopun bukan aktivis fesbuk, bisa dikatakan hampir setiap hari saya sempatkan diri melihat jejaring sosial yang satu ini walopun cuman untuk sekedar posting poster film yang baru saya tonton. dan mungkin beberapa komentar nggak jelas, nggak penting, dan nggak membangun (ala juri indonesian idol) di beberapa 'status' teman.

malam inipun, seperti malam malam yang lain, saya sempatkan buka fesbuk. melihat sekilas 'status' beberapa teman. nampak biasa saja. seperti biasanya. nggak ada yang istimewa. hingga saya membaca 'status' salah satu teman saya, yang sempet saya copy (karena setelah membacanya, saya langsung kepikiran untuk menuliskannya).

begini bunyinya, l
agi kangen ma seseorang. mellow mode on :)

saya mesem. sambil sedikit tersenyum simpul.

saya jadi teringat 'status' teman saya yang lain, yang kurang lebih begini, pertanyaan yang akhir2 ini pling aq benci......,KAPAN LULUS!!!!!!!! schock berat (mode on)

-mungkin maksud dia 'shocked' (kaget abisss) hehee -

saya tertawa.

yang laennya bilang begini, "Vanilla Twilight-OWL CITY" Mode On

saya ngakak.

hahahaaa.. anjrit. saya benar benar di buat lapar oleh 'status' teman teman saya itu. saking susahnya untuk berhenti tertawa. saya sering nggak bisa mengendalikan ketawa kalo melihat ato mendengar sesuatu yang menurut saya (amat sangat) lucu (sekali). di samping kenyataan, bahwa dua dari tiga pemilik 'status status' itu adalah cowok. alias lelaki. alias lanang. blepp.

mungkin hampir semua dari anda yang punya fesbuk, pasti pernah baca status seperti itu. dengan kata kata ato kalimat kalimat yang aneh. cenderung alay. dan pasti lebay. walopun kata kata ato kalimatnya beda, tapi setidaknya berakhir dengan frase yang sama, mode on.

mungkin anda menganggap hal tersebut sepele saja. biasa saja. nggak ada lucunya. bahkan nggak ada menariknya. well, mungkin anda benar. saya pun juga menganggapnya demikian. memang sepele. memang biasa saja. tapi anda mungkin saja salah bila mengaggap nggak ada lucunya. dan anda mungkin saja keliru kalo menganggap nggak ada menariknya. walopun menarik di sini belum tentu menarik dalam artian yang menyenangkan. hehee.

gini dehh, kalo kita perhatikan hampir semua dari pemilik status itu biasanya menulis kata kata dan kalimat kalimat lebay. dan kemudian berakhir dengan mode on, membuat kelebayan itu semakin jelas. yang lebih parah lagi, ada yang nulis status bla bla bla.. kemudian di akhiri dengan lebay mode on. hedeeuuhh. mode on saja menurut saya sudah lebih dari cukup sebagai predikat lebay, malah di kasih lengkap dengan subjeknya. jadilah dia lebay kuadrat.

hal 'menarik' laennya. mode on selalu di tulis di bagian akhir, seolah sudah menjadi satu frase baku dalam kamus besar bahasa indonesia (yang semenjak saya tk hingga jadi mahasiswa saya tetap nggak mampu membelinya). bukankah menurut tata bahasa lebay yang baik dan benar, dan berdasarkan ejaan alay yang disempurnakan, kalimat seharusnya adalah bla bla bla mode : on. seolah kita mengaktifkan sebuah fitur di henpon. tapi jika anda perhatikan, mereka selalu menuliskannya dengan bla bla bla : mode on. (saya belagak jadi guru tata bahasa. hahaa).

dan sebenernya masih ada banyak hal 'menarik' dari mode on itu. mungkin anda pun juga memiliki pandangan unik akan mode on. namun demi alasan estetika, saya tak akan menuliskannya lagi di sini. nanti banyak yang tersinggung. hehee. biarlah saya simpan di hati. biar saya dan tuhan saja yang tau. halahh.

------------
maaf buat anda anda yang mungkin 'terusik' dengan tulisan saya yang mengusik ini. saya nggak bermaksud apa apa kecuali mencoba melihat segala sesuatu dari perspektif yang sedikit berbeda. terima kasih buat teman teman alay dan lebay, yang statusnya saya pinjem untuk di jadikan sample. itu berarti status kalian merupakan status terpilih hingga saya pilih untuk dijadikan contoh dalam tulisan saya ini.

tetap lebay. tetap alay. hahaa.

cheers.