judulnya ngutip dari perfect nya simple plan. salah satu lagunya simple plan, yang menurut saya, memiliki kesan cukup 'dalem' di samping untitled nya yang terkadang bikin saya merinding kedinginan mendengarnya. terutama kalo suasana lagi mellow. hee.. seperti saat saya sedang menulis tulisan ini. biar lebih mendalami, menghayatai dan meresapi, (halahh) sayapun menulis tulisan ini sambil denger lagu lamanya simple plan itu.
bener nggak sih jika saya bilang, kalo semua, ato sebagian besar, ato sebagian lah, sebagian dari kita selalu ingin segala sesuatunya yang se'sempurna' mungkin?! apa apa pengennya sebisa mungkin yang sempurna. kalopun nggak bisa sempurna, paling nggak mendekati sempurna. nyaris sempurna. maka kemudian muncul lah istilah perfeksionis. sebutan untuk orang orang yang pengen segala sesuatunya serba 'sempurna'. yang saya maksud sempurna di sini tentu bukan sempurna dalam arti yang muthlak. karena menurut saya, dan mungkin anda juga sepakat, di dunia ini nggak ada yang sempurna. kecuali Dia Yang Maha Sempurna.
di dunia ini nggak ada yang sempurna. hehee.. kata kata yang entah berapa juta kali pernah kita dengar. mungkin terdengar rada 'picisan' tapi menurut saya memang bener. di dunia ini nggak ada yang sempurna. anda mungkin berbeda pendapat dengan saya. dan itu sah sah saja. mungkin emang nggak ada standar yang pasti, sesuatu bisa di bilang sempurna. sempurna menurut mereka, belum tentu sempurna menurut kita. dan mungkin begitu juga sebaliknya.
lalu kemudian, mungkin sebagian dari kita, juga pernah mengalami yang namanya 'dituntut' untuk jadi sempurna. oleh orang lain tentu saja. ato terkadang diri sendiri yang menuntut untuk selalu sempurna. tapi mungkin lebih seringnya oleh orang orang di sekitar kita. oleh keluarga mungkin. oleh teman teman kita. ato yang paling gampang dan paling sering saya denger, oleh pacar kita. ato lebih tepatnya pacar anda kali ya. karena saya nggak punya pacar, jadi saya nggak termasuk. ato mungkin oleh pacar pacar anda. bagi anda yang pacarnya lebih dari satu ;)
menjadi sempurna sejatinya bukanlah hal yang gampang. ato malah nggak mungkin? tapi saya nggak tau juga kalo ada dari anda yang sempurna. ato dengan gampangnya bisa menjadi sempurna. mungkin tergantung dalam hal apa kita bicara soal sempurna itu. namun apapun itu, yang namanya sempurna menurut saya bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah ditentuin. seperti yang saya bilang tadi, sempurna juga sebenernya relatif. sempurna buat seseorang belum tentu sempurna buat orang lain.
banyak orang yang tau, dan mungkin percaya bahwa nggak ada yang sempurna, tapi masih ngotot penegen jadi sempurna. kalo pengen sempurna dalam hal yang positif, yang logis, tentu justru bagus. misalnya pengen sempurna dalam kerja, sempurna dalam ibadah dan sebagainya. namun kadang kala ada juga orang yang mengejar kesempurnaan dalam hal hal yang menurut saya nggak penting. ato bahasa lebih nggak jelasnya, di hal hal yang nggak esensial. nggak substansial. mencari kesempurnaan dalam hal hal yang tujuan kesempurnaannya nggak sejalan dengan esensinya. bingung? sama.
misalnya deh, ada orang yang pengen berpenampilan sempurna. pengen cantik yang sempurna. kulit putih sempurna. mana ada cantik sempurna. dan mana ada kulit putih sempurna? itu cuman misalnya. menurut saya hal hal seperti itu adalah contoh contoh 'target' kesempurnaan yang nggak mungkin bakalan ketemu ujungnya. karena seperti sifat alamiah manusia, manusia nggak akan pernah ngerasa cukup akan hal hal yang telah dimiliki. serakah, kasarnya. walopun tentu saja nggak semua manusia seperti itu.
saya juga termasuk orang yang pernah 'dituntut' untuk sempurna. namun saya hanya bisa berkata masa bodoh. saya memang bukan manusia sempurna, dan nggak bakalan pernah jadi sempurna. saya juga bukan termasuk orang perfeksionis. saya bukan orang yang pengen segalanya sempurna. saya lebih seneng menganggap bahwa saya adalah orang yang lebih seneng kalo segala sesuatunya bisa lebih baik. tanpa harus sempurna. bahkan tanpa harus nyaris sempurna.
begitu saja.
bener nggak sih jika saya bilang, kalo semua, ato sebagian besar, ato sebagian lah, sebagian dari kita selalu ingin segala sesuatunya yang se'sempurna' mungkin?! apa apa pengennya sebisa mungkin yang sempurna. kalopun nggak bisa sempurna, paling nggak mendekati sempurna. nyaris sempurna. maka kemudian muncul lah istilah perfeksionis. sebutan untuk orang orang yang pengen segala sesuatunya serba 'sempurna'. yang saya maksud sempurna di sini tentu bukan sempurna dalam arti yang muthlak. karena menurut saya, dan mungkin anda juga sepakat, di dunia ini nggak ada yang sempurna. kecuali Dia Yang Maha Sempurna.
di dunia ini nggak ada yang sempurna. hehee.. kata kata yang entah berapa juta kali pernah kita dengar. mungkin terdengar rada 'picisan' tapi menurut saya memang bener. di dunia ini nggak ada yang sempurna. anda mungkin berbeda pendapat dengan saya. dan itu sah sah saja. mungkin emang nggak ada standar yang pasti, sesuatu bisa di bilang sempurna. sempurna menurut mereka, belum tentu sempurna menurut kita. dan mungkin begitu juga sebaliknya.
lalu kemudian, mungkin sebagian dari kita, juga pernah mengalami yang namanya 'dituntut' untuk jadi sempurna. oleh orang lain tentu saja. ato terkadang diri sendiri yang menuntut untuk selalu sempurna. tapi mungkin lebih seringnya oleh orang orang di sekitar kita. oleh keluarga mungkin. oleh teman teman kita. ato yang paling gampang dan paling sering saya denger, oleh pacar kita. ato lebih tepatnya pacar anda kali ya. karena saya nggak punya pacar, jadi saya nggak termasuk. ato mungkin oleh pacar pacar anda. bagi anda yang pacarnya lebih dari satu ;)
menjadi sempurna sejatinya bukanlah hal yang gampang. ato malah nggak mungkin? tapi saya nggak tau juga kalo ada dari anda yang sempurna. ato dengan gampangnya bisa menjadi sempurna. mungkin tergantung dalam hal apa kita bicara soal sempurna itu. namun apapun itu, yang namanya sempurna menurut saya bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah ditentuin. seperti yang saya bilang tadi, sempurna juga sebenernya relatif. sempurna buat seseorang belum tentu sempurna buat orang lain.
banyak orang yang tau, dan mungkin percaya bahwa nggak ada yang sempurna, tapi masih ngotot penegen jadi sempurna. kalo pengen sempurna dalam hal yang positif, yang logis, tentu justru bagus. misalnya pengen sempurna dalam kerja, sempurna dalam ibadah dan sebagainya. namun kadang kala ada juga orang yang mengejar kesempurnaan dalam hal hal yang menurut saya nggak penting. ato bahasa lebih nggak jelasnya, di hal hal yang nggak esensial. nggak substansial. mencari kesempurnaan dalam hal hal yang tujuan kesempurnaannya nggak sejalan dengan esensinya. bingung? sama.
misalnya deh, ada orang yang pengen berpenampilan sempurna. pengen cantik yang sempurna. kulit putih sempurna. mana ada cantik sempurna. dan mana ada kulit putih sempurna? itu cuman misalnya. menurut saya hal hal seperti itu adalah contoh contoh 'target' kesempurnaan yang nggak mungkin bakalan ketemu ujungnya. karena seperti sifat alamiah manusia, manusia nggak akan pernah ngerasa cukup akan hal hal yang telah dimiliki. serakah, kasarnya. walopun tentu saja nggak semua manusia seperti itu.
saya juga termasuk orang yang pernah 'dituntut' untuk sempurna. namun saya hanya bisa berkata masa bodoh. saya memang bukan manusia sempurna, dan nggak bakalan pernah jadi sempurna. saya juga bukan termasuk orang perfeksionis. saya bukan orang yang pengen segalanya sempurna. saya lebih seneng menganggap bahwa saya adalah orang yang lebih seneng kalo segala sesuatunya bisa lebih baik. tanpa harus sempurna. bahkan tanpa harus nyaris sempurna.
begitu saja.
No comments:
Post a Comment