Jul 18, 2009

Jakarta Meledak Lagi

jakarta meledak lagi, kemaren ada bom lagi
apakah demokrasi seperti ini, orang bebas berbuat sesuka hati

begitulah sepenggal lirik lagu slank yang judulnya saya jadikan judul tulisan ini. jakarta meledak lagi. judul tersebut juga sempet dijadikan tajuk sebuah liputan di metro tv yang sempet saya saksikan tadi malam. kalo saya nggak salah, lagu tersebut 'dikeluarkan' slank sekitar tahun 2004, ato sekitar setaon setelah bom dahsyat meluluhlantakkan hotel jw marriott jakarta. untuk yang pertama kalinya.

sekitar lima taon semenjak lagu itu 'keluar', ato sekarang, taon 2009, saya nggak nyangka kalo ternyata lagu itu masih 'relevan'. gimana tidak, kemaren, seperti yang kita semua tau, jakarta kembali diguncang bom. dan nggak tanggung tanggung, di dua tempat sekaligus. hotel ritz carlton dan hotel jw marriott. dua tempat yang jaraknya relatif berdekatan karena masih di satu kawasan yang sama, mega kuningan. bagi ritz carlton, bom kali ini mungkin bisa dibilang sebagai 'pengalaman pertama'. namun tidak demikian dengan jw marriott. ianya adalah korban yang sama yang menjadi korban dari bom dahsyat sekitar enam taon yang lalu. dan bom yang kemaren meledak, makin menambah daftar panjang kasus terorisme di negara kita tercinta ini. yang tentu saja akan menjadi catatan sejarah kelam bangsa kita.

dan seperti yang kita semua ketahui juga, sesaat setelah bom itu mengguncang jakarta, berbagai daerah di indonesia, terutama kota kota besar, mendadak siaga satu. saya sendiri nggak terlalu ngerti artinya siaga satu. tapi kalo boleh ngawur, siaga satu mungkin artinya siaga tingkat satu. yang berarti siaga sesiaga siaganya. super siaga. di berbagai tempat tempat strategis, keamanan mendadak diperketat. alasannya apalagi kalo bukan untuk mengantisipasi (mencegah) bom bom laen yang mungkin akan diledakkan.

bagi negara kita indonesia yang tercinta ini, bom mungkin bisa dikatakan sesuatu yang tak lagi asing. walopun sebenernya juga nggak pernah mengharapkannya, negara kita kayaknya sudah sangat akrab dengan yang namanya bom. bom kayaknya 'gampang' banget meledak di indonesia. dari yang pertama, sekaligus yang terdahsyat sepanjang sejarah pengeboman di indonesia, yakni bom bali satu taon 2002, hingga bom terakhir yang 'baru' kemaren meledak di jakarta.

saya sendiri juga nggak habis pikir, kenapa bangsa kita, yang 'keliatannya' adem ayem saja, tapi begitu seringnya diguncang bom. dan yang lebih memiriskan, selalu ada warga negara asing yang menjadi korban. bom bali satu misalnya, sebagian besar korbannya justru warga negara asing. hal itu tentu saja 'merusak' citra bangsa kita di mata negara negara lain di dunia. bahkan sempat ada 'julukan' yang menyatakan kalo indonesia adalah sarangnya teroris, saking seringnya jadi sasaran teroris, sekaligus juga tempat tinggalnya para teroris itu sendiri. serem nggak tuh?!

selain merusak citra bangsa, seringnya peristiwa pengeboman di indonesia tentu berimbas pada kredibilatas bangsa kita, terutama menyangkut masalah keamanan. contoh teranyar dan paling gampang tentu saja adalah batalnya manchester united datang ke indonesia. bom yang kemaren, meledak hanya sehari sebelum kedatangan manchester united ke jakarta yang sedianya akan datang hari ini. benar benar tragis. acara yang sedianya diharapkan bisa 'mengangkat' moral bangsa indonesia, seketika justru menjadi kekecewaan luar biasa bagi para penggemar manchester united khususnya, dan bagi seluruh bangsa indonesia pada umumnya.

dengan demikian, singkat kata dapatlah dikatakan bahwa begitu besarnya dampak yang ditimbulkan dari makhluk yang namanya teroris dan terorisme. hal tersebut tentulah sebuah kerugian bagi seluruh bangsa. kerugian material, dan terutama, yang jauh lebih besar, kerugian immaterial. kerugian secara moral. kerugian secara mental.

bagaimanapun, yang namanya terorisme tetap nggak bisa dibenarkan. tidak hanya menyangkut orang ato kelompok tertentu, terorisme sejatinya mengancam seluruh bangsa. kitapun, juga tidak bisa 'menyalahkan' salah satu pihak tertentu yang harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi. karena saya, kita, tahu bahwa berbagai pihak pasti telah melakukan segala usaha untuk mencegah semua ini agar tidak terjadi. dan sekali lagi, nggak ada yang mengharapkan semua ini terjadi. kecuali para terorisnya tentu saja.

maka dari itu, mari bersama kita 'perangi' teroris dan terorisme. dan hal itu bisa kita mulai dari diri kita sendiri. meminjam istilahnya aa' gym, mulailah dari diri sendiri. kita bisa mulai memerangi 'teroris dan terorisme' dalam diri kita masing masing.

ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada kesempatan, tapi juga karena ada niat pelakunya!!

waspadalah.. waspadalah.


cheers.

No comments: