Jul 11, 2009

Underestimate

one of the most things that I hate in my life!

yak, saya benci diremehkan. sangat benci sekali malah. kalo misalnya dibikin list tentang hal hal yang paling saya benci dalam hidup, diremehkan mungkin termasuk di urutan teratas.

sebagai manusia normal, saya, dan mungkin anda, pasti nggak seneng diremehkan. betul?! di mana mana yang namanya diremehkan selalu terasa menyakitkan. rasanya seperti ditusuk tusuk jarum. hee.. iklan apa ya itu?! tapi bagi anda yang sering diremehkan mungkin rasanya biasa biasa saja. ;)

bagi saya, terbiasa ato tidak, yang namanya diremehkan selalu terasa nggak mengenakkan. ato lebih tepatnya ya itu tadi, menyakitkan. diremehkan sama saja menyakitkannya dengan suatu keadaan di mana kita tidak 'dianggap'. perasaan tidak 'dianggep', tidak diakui 'keberadaannya', tidak diakui kalo saya 'ada', merupakan salah satu perasaan paling menyesakkan yang pernah saya alami. dan tak jarang, saya emosi karenanya. walopun nggak tiap kali emosi saya perlihatkan. apalagi dilampiaskan.

saya sendiri relatif cukup sering merasa diremehkan. walopun orang yang meremahkan belum tentu ngerasa sedang meremehkan saya. saya sendiri kadang juga bertanya tanya, kenapa saya begitu 'gampang' ngerasa diremehkan. apakah saya yang terlalu sensitif. saya yang terlalu perasa. ato mereka (yang meremehkan saya) yang tidak punya perasaan. apakah segitu remehnya saya sehingga melulu diremehkan. dan sekali lagi, saya nggak ngerti, nggak tau, apa yang 'remeh' dari saya. apa yang membuat mereka meremehkan saya. ato mungkin saya sendiri memang dari sononya sudah 'remeh'.

ada kalanya dimana saya, mungkin juga sebagian dari anda, dianggap tidak bisa melakukan sesuatu, tidak bisa mendapatkan ato meraih sesuatu, bahkan sebelum kita mencoba melakukannya. sederhanya, kita sering dianggap kalah sebelum kita sempet bertanding. dan percayalah, rasanya jauh lebih menyakitkan. saya bisa bilang demikian, karena saya termasuk salah satu orang yang pernah mengalaminya. saya dianggap tidak mampu melakukan sesuatu yang bahkan belum saya coba. saya dianggap nggak bisa mencapai sesuatu bahkan sebelum saya kepikiran untuk mencobanya. dan kalo lagi begitu, rasanya pengen nyekek orang yang meremehkan itu. nggak sampe mati tentu saja. ;)

tapi yang bikin ironis, orang yang 'sering' meremehkan saya adalah justru orang orang di sekitar saya, yang relatif 'dekat' dengan saya. heran. kok bisa. apa karena orang orang yang 'dekat' dengan saya relatif lebih 'tau' tentang saya sehingga lebih tau apa yang bisa dianggep remeh dari saya?! entahlah.

walopun begitu, kalo kita pernah ngerasa diremehkan, disadari ato tidak, kita pasti juga pernah meremehkan orang lain. tentunya dalam kapasitas yang berbeda beda. ada kalanya di mana kita meremehkan orang lain dengan 'nada' becanda, ada kalanya kita bener bener meremehkan seseorang dalam tingkat tinggi. alias bener bener meremehkan. sengaja meremehkan. dan walopun orang yang kita remehkan belom tentu merasa kita remehkan. karena tentu saja kita nggak selalu nunjukin kepada seseorang kalo kita sedang meremehkannya.

saya sendiri, selalu berusaha untuk sebisa mungkin nggak meremehkan seseorang ato sesuatu. karena seseorang ato sesuatu yang kita remehkan, terkadang bisa jadi bumerang bagi kita sendiri. pesan standarnya, jangan meremehkan orang laen kalo nggak mau diremehin orang laen.

cheers.

No comments: