Jun 16, 2009

I Do What I Want To

begitulah kira kira 'paham' yang selama ini saya percaya. saya nglakuin apa yang memang ingin saya lakukan, bukan apa yang harus saya lakukann. terdengar sedikit 'rebel' mungkin. tapi memang begitulah, saya.

sebagai seorang manusia (normal), kita pasti pengennya serba bebas. ya nggak sih? dan kayaknya emang wajar kalo kita selalu ingin bebas, karena sudah jadi tabiat manusia untuk selalu ingin hidup bebas. merdeka. makanya kagak ada yang seneng dipenjara. heeheee... nggak nyambung!!

mungkin itu pula kenapa dulu, bangsa indonesia 'ngotot' banget pengen merdeka. selaen karena tentu saja dijajah itu nggak enak, ya karena bangsa indonesia kita tercinta kita ini pengen merdeka. pengen bebas. waktu itu, mungkin, waktu jaman penjajahan, yang namanya bebas, ato merdeka tuh rasa rasanya seperti mimpi. rasanya kok susah banget cuma pengen bebas di negeri sendiri. di rumah sendiri. semuanya serba 'diatur' penjajah. emang dasar belande, hee... dan memang yang namanya merdeka, mahal sekali harganya. entah berapa nyawa yang 'melayang' (hanya) untuk yang namanya merdeka. terima kasih buat para pejuang dan pahlawan yang telah menjadikan bangsa kita tercinta ini menjadi bangsa yang merdeka. dan kita sebagai generasi muda, 'wajib' melanjutkan perjuangan mereka dengan mengisi kemerdekaan. haahaaa... (nyontek buku kuliah pancasila).

binatang saja, kalo saja bisa ngomong, pasti juga pengennya selalu bebas. hidup bebas di alam bebas. apalagi manusia yang (katanya) makhluk yang paling tinggi derajatnya di muka bumi ini. dan kita sebagai manusia, (saya nggak tau apa ada kebo yang baca tulisan ini), pasti juga pengen bebas juga donk. bebas ngapain saja semau kita. tapi karena kita hidup di negara hukum, negara yang diatur dengan hukum, bebasnya tentu bebas yang tidak melanggar hukum. ato biasanya disebut bebas yang 'bertanggung jawab'.

bebas yang bertanggung jawab kayaknya juga dipahami beda beda sama orang. menurut kita udah 'cukup' bertanggung jawab, tapi belum tentu demikian menurut orang lain. saya sendiri juga nggak terlalu ngerti yang namanya bebas yang bertanggung jawab. saya cuman sering baca kata kata itu pas pelajaran ppkn. ato kewarganegaraan. dan memang cuma mandeg sebatas tau. cuman pernah baca. saya sendiri termasuk orang yang pengennya serba bebas. tapi juga nggak tau apakah 'kebebasan' saya bisa dibilang bertanggung jawab. buat saya, yang penting nggak mengganggu orang laen. nggak merugikan orang laen. masalah tanggung jawab ato nggak, saya nggak ambil pusing.

mungkin saking pengen bebas nya, kadang saya sendiri nggak menyadari apakah bebas yang saya mau memang bebas yang 'bener'. apa apa pokoknya pengen bebas. maklumlah darahnya masih darah muda. apa apa pengennya yang masih muda. lohh?? hee.

bebas ngapaia saja. kayaknya mudah dikatakan, tapi nyatanya hampir mustahil didapatkan. mungkin kita bebas di berbagai hal, tapi nggak mungkin bebas di semua hal. minimal ada hal yang mana kita nggak 'dibebasin'. hal itu wajar saja, karena nggak semua hal bisa kita atur semau kita. ada hal hal yang di luar kuasa kita. yang tidak bisa kita 'intervensi'. halahh... opo kui?? ;)

kalo saya, pengennya sih juga bebas. salah satunya bebas melakukan yang saya mau. bebas nglakuin apa aja yang saya mau. tapi sebebas bebasnya orang, pasti ada 'bates' nya. kalo saya sendiri, batesnya yang nentuin ya aku sendiri. hee.. yang saya maksud di sini bukanlah yang terkait dengan 'batasan' hukum, hukum positif yang berlaku di negara kita. kalo soal hukum sih, saya orang yang taat hukum. :)

maksud saya adalah tindakan tindakan sehari hari kita. tindakan yang 'semau' kita. kalo nggak ngerti, saya kasih contoh. misalnya, kita (termasuk saya) yang mahasiswa kan diwajibkan kuliah. berarti harus kuliah. di mana mana yang namanya wajib kan berarti harus dilakukan. untuk orang orang yang berpandangan normatif, kuliah tentu jadi kewajiban yang harus dilakukan. namanya juga wajib. berarti harus. tapi kalo saya nggak demikian. sebagai manusia yang (sedikit) di luar pakem, saya memiliki sedikit pandangan yang berbeda.

dalam kapasitas sebagai mahasiswa, kuliah sudah barang tentu menjadi sesuatu yang wajib dilakukan bagi saya. tapi dalam kapasitas sebagai manusia biasa, sebagai anak muda khususnya, kuliah menjadi sesuatu yang 'sunnah' bagi saya. kalo dilakuin ya nggak papa. nggak dilakuin juga nggak dosa. kalo lagi pengen kuliah ya berangkat, kalo lagi nggak pengen ya tidur. ;)

contoh yang buruk memang. dan tidak dianjurkan untuk ditiru! hehee.

bagi saya, seperti yang saya bilang tadi, yang penting nggak mengganggu orang laen. nggak merugikan orang laen.

so far, that's all.

1 comment:

IKLIK said...

baru setengah jalan...