belakangan ini kok kayaknya dunia kita indonesia tercinta terlihat lebih 'rame'.
dan dunia pertelevisian kita pada khususnya, seolah nggak mau ketinggalan 'meramaikan', juga ikutan sibuk dengan kasus kasus panas yang melibatkan para cewek (ato perempuan. ato wanita) sebagai (salah satu) pemeran utamanya. sayangnya, kasus kasus yang terbilang 'berat' itu toh akhirnya jadi bulan bulanan media. dan tentu saja, jadi santapan lezat salah satu acara paling 'aneh' di dunia, infotainment.
kemaren kemaren hampir tiap hari kita disuguhi 'kisah misteri' rani juliani. caddy 'cantik' yang (katanya) terlibat affair dengan pak ketua kpk. wajah rani, walopun cuman photo, tampil hampir di semua stasiun televisi.. ehh, tvri nyiarin rani juga nggak sihh?? pokoknya hampir semua stasiun tipi kita rame rame memberitakan soal rani. dalam sekejap, rani yang kemaren bukan siapa siapa, tiba tiba jadi siapa siapa??. heehee.. kayak tagline nya doni tata pas iklan pelumas, from zero to hero. cuman bedanya rani nggak jadi hero, rani jadi blero!! halahh.
rani juliani, yang kemarin 'nggak ada' orang yang kenal, kini tiba tiba menjadi 'seleb' yang sangat populer. saking populernya sampe mengalahkan kepopuleran SBY. hehehee.. nggak dink. pokoknya, sosok rani menjadi bahan 'panas' di pemberitaan di hampir semua jenis media massa. kalo dalam dunia kepolisian, bisa dibilang rani sebagai 'orang paling di cari infotainment'. buronan infotainment.
belom juga 'tuntas' soal rani, sekarang ada cewek laen lagi yang meramaikan belantika per'infotainment'an kita. manohara.
cewek 'cantik' yang satu inipun kasusnya nggak kalah heboh. lebih heboh dari yang heboh heboh. lebih mengagetkan dari pasar kaget. buat yang ngerasa kaget. pokoknya begitu lahh. bahkan saking hebohnya kasus ini, sampe sampe 'menenggelamkan' kasus laen yang saat ini juga sedang hangat hangatnya. (ato panas panasnya?!), ambalat!
untuk kasus yang satu ini, saya lebih nggak tau lagi. dan sebenarnya nggak terlalu pengen tau. cukup asal tau. kasus ambalat kan sebenernya sudah lama. kalo nggak salah sejak 2003 ya?! dan belom selese juga sampe sekarang. bahkan saat ini kembali 'memanas'.
walopun masalah ambalat bisa dibilang sebagai masalah yang serius, toh masih tetep 'kalah pamor' kalo dibanding dengan kasusnya manohara. seperti yang saya baca di kompas.com. heeheee... makin elit aja bacaannya. ahh, nggak juga. ;)
"yahoo meng-cover ambalat hanya ada 81, tetapi mengenai manohara ada 2 juta".
ck ck ck, begitulah yang saya baca. benar benar kesenjangan sosial. bedanya kejauhan. mungkin masyarakat memang lebih seneng ngomongin masalah yang 'menghibur'. yang infotainment. dan memang begitulah masyarakat kita. termasuk saya. hiihii..
kembali ke rumahnya rani. maksudnya kembali ke masalah rani dan manohara.
mungkin keduanya hanya jadi 'korban' keadaan yang 'memaksa' mereka menjadi 'seleb' dadakan. saya juga nggak mau berburuk sangka dengan mengatakan ada motif lain dibalik hebohnya kasus kasus itu. walopun nggak menutup kemungkinan 'motif laen' itu ada.
di negara kita tercinta ini, kasus kasus yang sebenernya nggak perlu membesar, toh ternyata malah jadi booming. asal ada 'potensi' infotainment, suatu kasus dengan mudahnya di blow up oleh hampir semua jenis media massa. rani dan manohara adalah contoh teranyarnya.
yang membedakan kasus manohara dengan kasusnya rani adalah, kasusnya si manohara tidak hanya melibatkan antara orang ma orang. 'kasus'nya manohara menyangkut dua negara. indonesia dan malaysia. dua negara yang bertetangga. dua negara yang sama sama... ehh, persamaan indonesia dengan malaysia apa yaa??? eemmm... gimana kalo sama sama di asia tenggara aja. oke? oke. :)
dua negara yang sama sama di asia tenggara. dua negara yang sebenernya sudah sangat deket banget. deket lahir batin. maksudnya deket secara geografis maupun secara emosional. saking deketnya, malaysia seringnya oleh kita disebut negeri jiran. ketika mendengar kata negeri jiran, pikiran kita pasti langsung ke malaysia. padahal negeri jiran kan artinya negeri tetangga. negeri yang bertetanggaan dengan indonesia. dan malaysia bukan satu satunya negara tetangga indonesia. tapi ya seperti yang dibilang tadi, keduanya, indonesia dan malaysia udah kadung terlanjur deket. deket banget. kayak udah jadi soulmate. jadi cs lahh. kayak tom & jerry... lohh??
walopun begitu, bukan berarti indonesia dan malaysia nggak pernah terlibat konflik kan?! layaknya setiap pasangan, pasti ada pasang surut hubungan. cuman sayang, hubungan indonesia - malaysia kayaknya kok dari dulu surut terus. hehehee... panas dingin. kadang panas. kadang dingin. kadang tenang. kadang perang. heeheee... nggak sampe perang dink. ato setidaknya, belum.
saya sendiri sebenermya juga nggak tau persis gimana kasus manohara itu. maklum, bukan 'pengamat' infotainment. cuman beberapa kali liat beritanya. karena saking hebohnya, nggak cuman infotainment yang 'mengupas' kasus manohara. acara acara berita yang biasanya 'informatif' mendadak ketularan infotainment. jadi kayak infotainment. semi infotainment lahh. heran.
sebagai warga negara republik indonesia yang bijak dan taat pajak, saya cuma bisa berharap semoga, apapun kasus yang menimpa, yang melibatkan indonesia dan malaysia, bisa diselesekan dengan cara terbaik. cara yang bijak. yang tidak merugikan kedua belah pihak. kalo bisa. kalo nggak bisa??
jangan berhenti berharap.
dan dunia pertelevisian kita pada khususnya, seolah nggak mau ketinggalan 'meramaikan', juga ikutan sibuk dengan kasus kasus panas yang melibatkan para cewek (ato perempuan. ato wanita) sebagai (salah satu) pemeran utamanya. sayangnya, kasus kasus yang terbilang 'berat' itu toh akhirnya jadi bulan bulanan media. dan tentu saja, jadi santapan lezat salah satu acara paling 'aneh' di dunia, infotainment.
kemaren kemaren hampir tiap hari kita disuguhi 'kisah misteri' rani juliani. caddy 'cantik' yang (katanya) terlibat affair dengan pak ketua kpk. wajah rani, walopun cuman photo, tampil hampir di semua stasiun televisi.. ehh, tvri nyiarin rani juga nggak sihh?? pokoknya hampir semua stasiun tipi kita rame rame memberitakan soal rani. dalam sekejap, rani yang kemaren bukan siapa siapa, tiba tiba jadi siapa siapa??. heehee.. kayak tagline nya doni tata pas iklan pelumas, from zero to hero. cuman bedanya rani nggak jadi hero, rani jadi blero!! halahh.
rani juliani, yang kemarin 'nggak ada' orang yang kenal, kini tiba tiba menjadi 'seleb' yang sangat populer. saking populernya sampe mengalahkan kepopuleran SBY. hehehee.. nggak dink. pokoknya, sosok rani menjadi bahan 'panas' di pemberitaan di hampir semua jenis media massa. kalo dalam dunia kepolisian, bisa dibilang rani sebagai 'orang paling di cari infotainment'. buronan infotainment.
belom juga 'tuntas' soal rani, sekarang ada cewek laen lagi yang meramaikan belantika per'infotainment'an kita. manohara.
cewek 'cantik' yang satu inipun kasusnya nggak kalah heboh. lebih heboh dari yang heboh heboh. lebih mengagetkan dari pasar kaget. buat yang ngerasa kaget. pokoknya begitu lahh. bahkan saking hebohnya kasus ini, sampe sampe 'menenggelamkan' kasus laen yang saat ini juga sedang hangat hangatnya. (ato panas panasnya?!), ambalat!
untuk kasus yang satu ini, saya lebih nggak tau lagi. dan sebenarnya nggak terlalu pengen tau. cukup asal tau. kasus ambalat kan sebenernya sudah lama. kalo nggak salah sejak 2003 ya?! dan belom selese juga sampe sekarang. bahkan saat ini kembali 'memanas'.
walopun masalah ambalat bisa dibilang sebagai masalah yang serius, toh masih tetep 'kalah pamor' kalo dibanding dengan kasusnya manohara. seperti yang saya baca di kompas.com. heeheee... makin elit aja bacaannya. ahh, nggak juga. ;)
"yahoo meng-cover ambalat hanya ada 81, tetapi mengenai manohara ada 2 juta".
ck ck ck, begitulah yang saya baca. benar benar kesenjangan sosial. bedanya kejauhan. mungkin masyarakat memang lebih seneng ngomongin masalah yang 'menghibur'. yang infotainment. dan memang begitulah masyarakat kita. termasuk saya. hiihii..
kembali ke rumahnya rani. maksudnya kembali ke masalah rani dan manohara.
mungkin keduanya hanya jadi 'korban' keadaan yang 'memaksa' mereka menjadi 'seleb' dadakan. saya juga nggak mau berburuk sangka dengan mengatakan ada motif lain dibalik hebohnya kasus kasus itu. walopun nggak menutup kemungkinan 'motif laen' itu ada.
di negara kita tercinta ini, kasus kasus yang sebenernya nggak perlu membesar, toh ternyata malah jadi booming. asal ada 'potensi' infotainment, suatu kasus dengan mudahnya di blow up oleh hampir semua jenis media massa. rani dan manohara adalah contoh teranyarnya.
yang membedakan kasus manohara dengan kasusnya rani adalah, kasusnya si manohara tidak hanya melibatkan antara orang ma orang. 'kasus'nya manohara menyangkut dua negara. indonesia dan malaysia. dua negara yang bertetangga. dua negara yang sama sama... ehh, persamaan indonesia dengan malaysia apa yaa??? eemmm... gimana kalo sama sama di asia tenggara aja. oke? oke. :)
dua negara yang sama sama di asia tenggara. dua negara yang sebenernya sudah sangat deket banget. deket lahir batin. maksudnya deket secara geografis maupun secara emosional. saking deketnya, malaysia seringnya oleh kita disebut negeri jiran. ketika mendengar kata negeri jiran, pikiran kita pasti langsung ke malaysia. padahal negeri jiran kan artinya negeri tetangga. negeri yang bertetanggaan dengan indonesia. dan malaysia bukan satu satunya negara tetangga indonesia. tapi ya seperti yang dibilang tadi, keduanya, indonesia dan malaysia udah kadung terlanjur deket. deket banget. kayak udah jadi soulmate. jadi cs lahh. kayak tom & jerry... lohh??
walopun begitu, bukan berarti indonesia dan malaysia nggak pernah terlibat konflik kan?! layaknya setiap pasangan, pasti ada pasang surut hubungan. cuman sayang, hubungan indonesia - malaysia kayaknya kok dari dulu surut terus. hehehee... panas dingin. kadang panas. kadang dingin. kadang tenang. kadang perang. heeheee... nggak sampe perang dink. ato setidaknya, belum.
saya sendiri sebenermya juga nggak tau persis gimana kasus manohara itu. maklum, bukan 'pengamat' infotainment. cuman beberapa kali liat beritanya. karena saking hebohnya, nggak cuman infotainment yang 'mengupas' kasus manohara. acara acara berita yang biasanya 'informatif' mendadak ketularan infotainment. jadi kayak infotainment. semi infotainment lahh. heran.
sebagai warga negara republik indonesia yang bijak dan taat pajak, saya cuma bisa berharap semoga, apapun kasus yang menimpa, yang melibatkan indonesia dan malaysia, bisa diselesekan dengan cara terbaik. cara yang bijak. yang tidak merugikan kedua belah pihak. kalo bisa. kalo nggak bisa??
jangan berhenti berharap.
No comments:
Post a Comment